Aneh, Mengapa Orang Ini Lebih Memilih Yii Framework Dibanding Yang Lain? (Terutama Paragraf 7)

#Bukan Framework War, Pengalaman Pibadinya Orang Ini.

Kemaren ada yang private message (PM) kepadaku, bercerita bahwa dia akan mengerjakan proyek ERP pada akhir tahun ini (sekitar 6 bulan lagi mau mulai mengerjakan), namun dia masih galau terkait framework (fw) PHP apa yang akan digunakannya untuk membangun ERP itu. Dia telah terbiasa menggunakan CI dan telah mencoba berbagai fw PHP populer termasuk Yii.

Dia mengatakan ingin pake Yii dan meminta nasehat padaku. Tentu merupakan kewajiban bagi seorang muslim untuk memberikan nasihat pada yang memintanya.

Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam riwayat Muslim bahwa Kewajiban seorang muslim atas muslim yang lain ada enam dimana salah satunya apabila dia meminta nasehat kepadamu maka berilah nasehat kepadanya.

Kali ini giliran aq yang galau, menjawab sesuai kata hati atau mengikuti pattern atau kode etik professional. Setelah saya fikir2 dan pertimbangkan dimana kata hatiku pun dibantah dengan tulisanku sendiri yang pernah saya post di social blog medium.com beberapa pekan lalu dimana saya mengajukan 7 alasan untuk tidak menggunakan Yii Framework :p yaitu

https://medium.com/@hafidmukhlasin/7-alasan-mengapa-developer-php-seharusnya-tidak-menggunakan-yii-framework-8475a08ea3b1#.as6feiuh3

Hingga kemudian membawaku untuk memilih mengikuti pattern dengan menjawab “Gunakan fw yang kamu bisa atau sudah biasa digunakan atau yang paling familier bagi kamu”. Namun segera dia menanggapi nasihatku dengan bilang bahwa bosen pake itu-itu saja.

Sebagai “programmer” yang belajar programming hanya untuk lucu-lucuan saja tentu kurang pas sebenarnya meminta nasihat padaku, karenanya aku juga sarankan untuk meminta nasihat pada senior developer Quadra yaitu om h*nry d*w* :p (sengaja disamarkan), mungkin beliau lebih wise.

Paragraf 7

Kemudian dia melanjutkan cerita bahwa setelah mencoba n belajar berbagai fw mulai dari CI, Laravel, Cake, Symfony dan Fuel serta terakhir Yii. Maka dia menyimpulkan lebih condong ke Yii. Dia cerita bahwa dirinya merupakan tipikal pemalas dan agak lemot. Tentu saja saya tidak langsung percaya pemalas dari mana? kok ya sempet2nya nyobain banyak fw? :).

Kini giliranku nanya. Aq nanya tentang mengapa dia memilih Yii setelah mencoba berbagai fw? padahal dia juga belum begitu kenal Yii? dan ada apa dengan masing2 fw lain itu?

Dia lalu menjawab panjang lebar bahwa dia memilih Yii alasanya sepertinya lebih mudah dan ada fitur Gii yang sepertinya akan nolong banget, Yii banyak pluginnya sehingga cocok karena dia mengaku rada males org nya.

Adapun CI telah membuatnya capek banget nulis kode diulang-ulang, ada scafolding sih tapi gak sekomplit Gii (Yii Code Generator) dan bisa dicustomize lagi. Aplikasi ERP bakal banyak master data musti dibikin kode generatornya dan tinggal modif dikit.

Kemudian Laravel bagus apa lagi artisannya tapi requirement dan terlalu banyak yg musti di pelajari (males detected).

CakePHP susah nyari referensinya.

Symfony harus pake bundle bundle gitu (gak integrated?), Disamping itu dengan keterbatasannya dia menyimpulkan bahwa symfony lemooot (ini sesuai dengan tulisannya pake o 3 kali). Dia bilang bahwa menjalankan dua query aja, server load memornya limitnya habis.

Sedangkan Fuel udah depreceated ga dikembangin lagi.

Terakhir dia bilang “Saya tuh cuma butuh fw yg cepat bikinnya terus banyak referensi, udah cukup ga perlu yg bikin mumet”

Selesai.

Disclaimer:

#) Ini adalah pendapat orang awam tentang framework PHP, tidak ada maksud mengecilkan fw lain, dan ini bukan pendapat pribadi saya
#) Tulisan ini dibuat untuk mendukung buku “Membangun Aplikasi Profesional Berbasis Web Menggunakan Yii Framework” https://hscstudio.github.io/yii2-book-id/