Haifa Aulia Nugraha
Sep 8, 2018 · 3 min read

PEMBENAHAN WILAYAH RANCAEKEK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN BANJIR

Haifa Aulia Nugraha

15417107

Wilayah Rancaekek sering kali dikenal dengan wilayah rawan banjir. Rancaekek juga merupakan Kawasan Industri yang menjadi roda perekonomian di wilayah tersebut. Beberapa titik di wilayah Rancaekek mengalami banjir yang cukup dalam sehingga dapat menghalangi beberapa kendaraan sulit untuk melewati wilayah tersebut dikarenakan kendaraan mereka yang terendam banjir. Beberapa upaya dilakukan pemerintah setempat untuk mengatasi permasalahan tersebut seperti perbaikan jalan, dan pembersihan lingkungan. Tetapi nyatanya apa yang dilakukan tidak dapat memberikan perubahan yang cukup signifikan.

Oleh karena itu pemerintah setempat berencana untuk melakukan pelebaran jalan di wilayah Rancaekek sebagai upaya untuk menghindari banjir. Dinas Bina Marga Jawa Barat sudah mulai bergerak untuk penggalian drainase di wilayah Rancaekek yang merupakan daerah perbatasan antara Kabupaten Bandung dengan Sumedang.

Selain dengan drainase di wilayah Rancaekek, menurut pemerintah setempat sungai di wilayah Kabupaten Bandung-Garut pun juga akan di perbesar sebagai tempat menampung air banjir yang dapat merugikan masyarakat, dan berupaya untuk memperlancar aliran air tanpa menimbulkan genangan di permukaan. Pembangunan yang dilakukan pun dibiayai oleh PT Kahatex karena lokasi nya tepat berada didepan perusahaan itu dan di desain oleh mentri Pekerjaan Umum. Hal ini untuk menghindari beberapa kerugian dari masalah banjir di wilayah Rancaekek seperti kemacetan karena genangan air di permukaan disaat hari produktif.

Direncanakan pelebaran drainase dapat dilakukan sepanjang wilayah Kabupaten bandung-Garut atu sepanjang 2,5 kilometer. Pemerintah pun gencar melakukan pembangunan siang malam untuk menanggulai banjir secepat nya dengan memanfaatkan kondisi kemarau agar pengerjaan dapat dilakukan lebih mudah, pengerjaan pelebaran drainase direncankan akan selesai pada Desember 2018. Tetapi selain dilakukannya pelebaran drainase Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga melakukan normalisasi sungai Cikijing di Cimande sepagai support pencegahan banjir di wilayah Rancaekek.

Apabila hujan melanda Sungai Cikijing dan Sungai Cimande dapat meluap merembas ke wilayah Rancaekek , dikarenakan lokasi Sungai tersebut mengapit wilayah Rancaekek, hal ini dikarenakan wilayah Rancaekek merupakan wilayah yang berupa cekungan sehingga dapat menampung air banjir lebih banyak meluapnya Sungai Cikijing dikarenakan erosi yang menyebabkan sedimentasi hulu sungai sehingga menyebabkan penyempitan sungai yang berakibat air hujan ta dapat tertampung penuh dan kondisi drainase yang cukup tak layak sehingga membuat air terus meluap dan tak terserap dengan baik.

Pelebaran sungai yang akan dilakukan dengan pengerukan sedimen hulu sungai agar dapat menambah kapasitas penampungan air lebih banyak. Pengerjaan yang dilakukan pun berencana untuk memperlebar sungai dari 4 meter menjadi 24 meter dengan panjang 6,7 kilometer. Selain pelebaran drainase dan pelebaran sungai,pemerintah setempat juga melakukan beberapa alternative upaya untuk memperkuat pertahanan banjir di wilayah Rancaekek menjadi lebih terkondisis kan kembali seperti pembangunan gorong-gorong di beberapa titik tertentu sebanyak 16 unit, pembangunan jembatan, tebing sungai, dan beberapa pembangunan jalan inspeksi.

Pembiayaan yang dilakukan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pembebasan lahan memberikan anggaran tanah sebesar 60 miliyar dengan pengerjaan yang sudah dilakukan sejak 22 April 2018. Diharapkan pembangunan yang dilakukan dapat menanggulangi berbagai permaslahan lingkungan dan lalu lintas di wilayah Rancaekek sehingga mampu menjadikan Kecamatan Rancaekek lebih baik dan terhindar dari banjir. Pemerintah juga mengharapkan masyarakat juga ikut mendukung segala upaya yang dilakukan agar pengerjaan proyek yang dilakukan dapat berjalan dengan mudah dan cepat sehingga dapat segera menanggulangi berbagai permasalahan dengan tuntas tanpa merugikan pihak lain.

DAFTAR PUSTAKA

Anshori, A. Y. (2018). Proyek Pelebaran Drainase Rancaekek Ditargetkan Selesai Pada Desember. Kabupaten Bandung: PR FM News.

Juniar, C. (2018). Pelebaran Saluran Air Rancaekek Dikebut Hingga Desember. Kabupaten Bandung : CikalNews .

MAMAD, A. (2018). Cegah Banjir, Drainase Rancaekek Diperlebar. Kabupaten Bandung: Pikiran Rakyat.

Maulana, A. G. (2018). Pemprov Jabar Targetkan Rancaekek Bebas Banjir pada 2018. Kabupaten Bandung : Ayo Bandung.

RAMADHIANI, A. (2018). Atasi Macet Rancaekek, Pemerintah Bangun Teras Pasar. Kabupaten Bandung: Kompas.

YOGA, D. E. (2018). Normalisasi Sungai Di Kawasan Rancaekek Lebih Cepat Dari Progres Rencana. Kabupaten Bandung : RMOL.CO.

    Haifa Aulia Nugraha

    Written by

    If you are grateful, i will give you more (QS.Ibrahim:7)