AKU HAMBA DAN HAMPA

Isna Hakimah
Sep 9, 2018 · 1 min read

Kelanaku kering dalam semesta asmara

Menghimpun riuh gemericik di tengah sahara

Takbir milikiMu bergetar menggema

Tasbihku sejenak berhenti dalam sebuah hipokrisi

Aku hambaMu yang tak lain dengan kehampaan

Tak pernah mengerti pada konstelasi hati dan relasi kuasanya

Membudak tunduk pada waktu dan antara

Lalu tak pernah bertemu dengan entah siapa

Senyap pun tak mengantarkan bagaimana

Aku menjadi roda pada bagian kecil dari alam raya

Layang — layang bintang adalah selatan

Siapa duga kau gemerlap yang mengutarakan?

Aku menghela lebih panjang dan menemuimu

Katakan padaku, siapa tak tersenyum melihatmu?

Kau mengejutkan, mengagumkan pun juga tampan

Imajiku tak berkhayal tentang takdir bertemu denganmu

Kemudian?

Memang meragu tapi tak membatu

Seumpama kelahiran, kau dan aku adalah prematur

Kau lebih cepat dari waktu hingga aku terbata — bata

Apakah aku berhasil mengeja? Lalu bagaimana denganmu?

Tidurlah lelap malam ini — jika kau mau

Jika tidak, tak apa berbuatlah sesukamu

Aku pasti tidur

    Isna Hakimah

    Written by

    Mencatat untuk dibaca kembali. Semoga bermanfaat :)