Ngeblog di Instagram?

Riyan Satria
Sep 5, 2018 · 3 min read

Kegiatan blogging saya rasa sudah menjamur di Indonesia. Hampir semua orang ngeblog. Mulai dari golongan remaja, bapak-bapak, ibu rumah tangga, sampai remaja no-life pun ngeblog. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, ada yang kepepet, ada yang sekedar iseng, ada juga yang dipaksa temen… Emang temen kampret

Tempat ngeblog pun juga bermacam-macam. Ada yang sampai bikin platform nulis sendiri, ada yang pake CMS, ada juga yang numpang. Tapi kebanyakan sih pakai CMS. CMS yang dipakai biasanya itu kalau ngga Wordpress ya Blogger.

Kalau pakai Blogger, kemungkinan besar dia masih pemula di dunia ngeblog, meskipun gak semuanya begitu. Saya sendiri aja udah 3 tahun ngeblog tapi masih suka pake Blogger. Karena simpel dan gak ribet. Tapi kalau butuh yang lebih advance baru pakai Wordpress.

Gak banyak pemula yang pakai WP. Karena emang config-nya ruwibet pake banget. Mulai dari tema yang dipakai sampai plugin-plugin pendukung yang membantu kita dalam mengelolanya. Tapi emang powerfull sih daripada CMS yang lain.

Mmmm… kamu tau ngga kalau kita juga bisa ngeblog di Instagram?

Mungkin kamu gak bakal percaya, mengingat Instagram adalah platform untuk memposting foto-foto ciamik. Mana bisa diisi dengan tulisan-tulisan lebih dari 500 kata, pembaca bakalan bosan dengan design yang extra-simple.

Kamu harus percaya, ngeblog di Instagram lebih enak daripada pakai platform yang lain, Medium sekalipun!

Di Instagram, Saingannya masih sedikit

Karena ini metode blogging yang cukup baru, saya bisa pastikan saingan kamu bakalan sedikit. Mungkin saingan kamu cuma pemain-pemain besar saja, seperti Tirto.id, Kokbisa?, dan beberapa akun lainnya.

Tapi di segi marketing, kamu bisa memanfaatkan hal ini. Manfaatkan keramaian mereka untuk mendongkrak statistik akun kamu. Tinggalkan komentar yang sekiranya menarik perhatian pembaca dan relevan di setiap pos mereka. Kamu juga bisa membalas komentar-komentar yang ada di sana yang sekiranya perlu di balas.

Jika kamu segera pindah platform lebih awal, kamu bakalan mudah untuk bersaing.

Konten Lebih Menarik

Kita semua sudah tahu bahwa Instagram adalah tempatnya foto-foto yang aduhai. Nah, ketika mengirimkan foto di IG, buatlah semenarik mungkin agar mereka suka.

Ingatlah prinsip ini, semua strategi marketing ga bakalan efektif kalau kontennya ga berkualitas. Iya mungkin bakalan banyak yang masuk ke profilmu, tapi hanya masuk sekali saja. Mereka ga akan ngefollow akun kamu.

Berbeda dengan metode ngeblog konvensional yang mengandalkan tulisan banyak. Semakin banyak semakin bagus. Tapi di IG tidak. Semakin sedikit dan jelas kontenmu itu bagus. Jadi di ngeblog di IG kita tidak menuliskan 500 kata di sana, melainkan slide-slide yang berisi title (poin-poin) dan penjelasan singkat saja. Toh meskipun kamu ngeblog di platform konvensional, kebanyak mereka hanya membaca tulisan hitam yang agak gede dikit.

Mudah Mendapat Pembaca

Jika kita ngeblog di platform konvensional, kita akan disibukkan dengan kegiatan yang SEO, seperti menanam backlink hingga mondar-mandir buat Blogwalking. Tapi ini akan memakan waktu lama dan hasilnya ga banyak.

Sebenarnya di Instagram kita juga harus sibuk mondar-mandir. Mondar-mandir ini dilakukan seperti yang sudah saya sebutkan di poin pertama, yaitu berkomentar.

Namun sebelum melakukan itu, kamu harus ngefollow dulu akun-akun yang sekiranya influence terhadap segmen market kamu. Misalnya kamu menarget anak-anak SMA, follow-lah akun-akun yang berkaitan, misalnya Zetizen, Zenius, akun-akun OSIS/Sekolah, kalau perlu SMA Cantik kamu harus follow juga.

Luangkan waktu sehari untuk melakukan pemfollowan dan pengunfollowan. Akun-akun yang jarang ngirim foto atau sepi komentar, segera unfoll biar gak menuhin beranda. Toh juga ga bakalan ngaruh apa-apa.

Statistik Lengkap

Daripada di Blogger maupun Wordpress, aku lebih suka data statistik yang disajikan oleh Instagram. Entah kenapa… Tapi emang yang ditampilin itu semua dibutuhin. Ada Jangkauan kiriman, jumlah like, jumlah komentar, jumlah kiriman di simpan, waktu ter-ramai kiriman, hingga demografi ada di sini.

Tetapi untuk mendapatkan itu semua kamu harus menjadikan akun kamu menjadi akun bisnis terlebih dahulu. Gampang kok, kamu cuma harus bikin simple Page Profile di Facebook terus hubungin dengan akun IG kamu. Kelar deh.

Jadi… Gimana? Mau pindah platform ke Instagram atau masih pengen di Wordpress? Make your choice!

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade