Benarkah Kebakaran di Pasar Atas Bukittinggi Telah Direncanakan?

Hanifah Zalfa
Sep 9, 2018 · 4 min read

Hanifah Zalfa

15417112

Renovasi pasar oleh pemerintah kerap kali terjadi setelah adanya kebakaran pasar. Jarang sekali pemerintah daerah melakukan renovasi pasar saat melihat pasar dalam keadaan tidak layak. Hal ini memang bisa juga disebabkan pedagang di pasar menolak adanya renovasi dari pemerintah yang ditakutkan akan menetapkan sewa pasar dengan harga tinggi. Namun secara garis besar, setelah adanya bencana di pasar tersebut, seperti terjadinya kebakaran, pemerintah baru turun untuk melakukan renovasi. Hal ini seperti yang terjadi di Pasar Atas, Bukittinggi pada 30 Oktober 2017 lalu.

Kebakaran Pasar Atas Bukittinggi, sumber: Google

Kebakaran pasar ini menyimpan tanda tanya besar. Banyak warga mencurigai kebakaran ini telah direncanakan oleh pihak-pihak terkait. Pasalnya, sebelum kejadian kebakaran ini, isu-isu mengenai pembongkaran Pasar Lereng yang berada satu lokasi dengan Pasar Atas telah terdengar dan menyebar. Pasar Lereng atau Pasar Miring ini merupakan pasar yang berdiri di atas jalan melereng yang panjang. Bentuk pasar ini sangat unik. Di pasar tersebut menjual berbagai macam kebutuhan sandang seperti pakaian, tas, sepatu, juga perkakas lainnya. Melihat kondisi geografis dari Pasar Lereng tentunya sangat menarik dan memukau apabila tidak terdapat operasi jual-beli di atasnya. Jalan melereng sepanjang Pasar Lereng itu bisa dijadikan akses jalan wisatawan untuk menuju dan melihat Jam Gadang. Jalan yang melereng dan sangat unik tentunya akan mengundang banyak wisatawan.

Setelah terjadinya kebakaran di Pasar Atas Bukittinggi, nasib para pedagang tergantungkan. Terlihat beberapa dari pedagang disana membuka lapak di atas mobil mereka dipinggiran sepanjang Jalan Minangkabau di depan ruko yang tidak terkena lahapan api. Beberapa pedagang yang berjualan di Pasar Bawah Bukittinggi yang jaraknya berdekatan dengan Pasar Atas Bukittinggi ikut berantisipasi dengan adanya kebakaran “susulan” yang mungkin terjadi di Pasar Bawah. Sebagian besar dari mereka menyimpan stok barang dagangnya di rumah masing-masing. Mereka tidak ingin mengalami hal serupa seperti yang terjadi di Pasar Atas, semua barang dagang ludes dilahap si jago merah.

Sri Hartoyo, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR menyebutkan, pembangunan Pasar Atas akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2018. Biaya yang dibutuhkan diperkirakan sebesar Rp354 miliar melalui APBN tahun 2018 dan pembangunan diperkirakan memakan waktu 17 bulan dengan kontrak tahun jamak 2018–2019. Membutuhkan waktu cukup lama untuk mendirikan kembali Pasar Atas tempat masyarakat Minangkabau menggantungkan pendapatannya.

Di sisi lain, banyak kejadian menjanggal dalam bencana kebakaran Pasar Atas ini. Seorang warga Kabupaten Agam, Asraferi Sabri, menuliskan surat terbuka untuk Presiden RI, Joko Widodo. Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi telah melakukan tindakan sepihak menguasai lahan eks. Pusat Pertokoan Pasar Atas Bukittinggi seluas 1,8 haktare. Pemerintah Daerah melakukan hal tersebut tanpa bermusyawarah terlebih dahulu. Pemerintah menguasai lahan tersebut dengan meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bukittinggi menerbitkan Sertifikat tanah atas nama Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi. Padahal lahan tersebut bukan milik pemerintah. Tanah tersebut adalah tanah Hak Ulayat Adat bersama 40 Nagari di Agam, Sumatera Barat sesuai Undang Adat Minangkabau. Hal ini dirasa telah menyalahi adat Minangkabau dan menimbulkan prasangka buruk dari masyarakat Bukittinggi-Agam. Hal menjanggal lainnya adalah tidak sigapnya pemadam kebakaran yang turun di area terjadinya kebakaran tersebut. Kebakaran terjadi pada pukul 06.00 dan belum padam juga pada pukul 08.30.

Renovasi Pasar Atas Bukittinggi, sumber: Google

Selanjutnya pada hari Senin, 9 April 2018, pembongkaran bangunan pusat pertokoan Pasar Atas Bukittinggi telah dimulai. Satu unit alat berat dikerahkan ke lokasi untuk merobohkan bekas bangunan yang terbakar pada Oktober kemarin. Yulius Rustam, Ketua tim negosiasi P4B, menilai upaya yang dilakukan pemerintah kota untuk meruntuhkan bangunan Pasar Atas tidak melalui pembicaraan dan kesepakatan dengan pedagang, khususnya tim negosiasi. Hal ini membuat pedagang kecewa dan melaporkannya ke dewan.

Dalam persoalan ini, tim negosiasi meminta kepada anggota dewan untuk membicarakan hal ini dengan walikota. Keputusan yang diambil pemerintah kota merupakan keputusan sepihak tanpa adanya musyawarah dan kejelasan dari pemerintah kota. Untuk itu tim negosiasi datang ke DPRD untuk meminta ketegasan wakil rakyat. Untuk proses pembongkaran ini, dewan tidak melarang pedagang untuk melakukan komplen agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Yulius Rustam dan pihak negosiasi ke DPRD meminta pembongkaran Pasar Atas dihentikan untuk sementara waktu sampai adanya kejelasan. Selanjutnya, ia dan tim negosiasi meminta pemerintah kota berbincang bersama dengan tim negosiasi untuk melakukan musyawarah yang menghasilkan mufakat. Tim negosiasi juga meminta kepada pemerintah kota untuk memberikan kejelasan secara detail tentang rencana pembangunan Pasar Atas tersebut. Seperti anggaran, sistem, dan bagaimana pedagang mendapatkan toko nantinya setelah pasar dibangun baru.

Menanggapi pernyataan tim negosiasi, Wakil Ketua DPRD Bukittinggi, Yontrimansyah menilai permasalahan ini hanya masalah kesalahan komunikasi antara tim negosiasi dengan pemerintah kota. Menurutnya, untuk pembangunan Pasar Atas ini memang banyak yang harus dibicarakan secara bersama-sama agar persoalanya jelas dan tuntas, sehingga tidak merugikan pihak manapun.

Menilik kembali sampai saat ini kepastian penyebab terjadinya kebakaran Pasar Atas Bukittinggi masih menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat Bukittinggi dan sekitarnya. Benarkah hanya disebabkan arus pendek listrik, ataukah telah masuk kedalam rencana pihak-pihak tekait untuk mengambil keuntungan tertentu. Desas-desus akan adanya kebakaran “susulan” di Pasar Bawah menambah keresahan masyarakat. Apakah semua ini ada keterkaitannya dengan rencana pihak terkait yang ingin merenovasi pasar atau murni terjadi alamiah. Namun kini yang terpenting Pasar Atas Bukittinggi telah dalam proses renovasi. Bagaimana proses dan sistem keberjalanannya kita lihat seiring berjalannya waktu.

Sumber:

Putri, Melisa Riska. 2018. Pemerintah akan Bangun Kembali Pasar Atas Bukittinggi. https://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/18/05/06/p8ajt4383-pemerintah-akan-bangun-kembali-pasar-atas-bukittinggi (diakses 8 September 2018)

Redaksi, Tim. 2018. Bangunan Pasar Atas Bukittinggi Mulai Dirobohkan. https://www.harianhaluan.com/news/detail/69451/bangunan-pasar-atas-bukittinggi-mulai-dirobohkan (diakses 9 September 2018)

Hanifah Zalfa

Allah SWT — Belajar merencana dan menata kata untuk karya yang bermakna — SAPPK ITB 2017

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade