Arema, Calon Kuat Penguasa TSC 2016.

November 2014, Arema masuk Semi Final ISL (dikalahkan oleh klub juara ISL kala itu, Persib). April 2016, Arema meraih gelar juara Piala Bhayangkara. Sejak 2014 hingga April 2016, 6 turnamen/kompetisi yang diikuti oleh Arema, minimal mereka masuk Semi Final, dan telah juara 2 kali. Itu adalah statistik yang membuat saya berani taruhan megang Arema, kalau mereka tanding di kompetisi selanjutnya. Selain Arema, ada juga klub yang lumayan bagus konsistensinya, yakni Sriwijaya FC.

Semoga data-datanya benar, ngga salah-salah amat. Semoga desainnya membuat anda berkomentar “ck, ck, ck, keren”.

Apa kunci sukses Arema selama ini ? Cristian Gonzales. Penyerang berumur 40 Tahun ini masih hebat dalam menjaga bola — nyaris susah bagai pemain lawan untuk mengambil bola dari kakinya. Mata Gonzales cerdik melihat pergerakan Dendi, Vizcarra, Maitimo ataupun Sunarto, Gonzales tidak pelit untuk memberi umpan kepada mereka. Gonzales-pun sering turun hingga lapangan tengah untuk menjemput bola, meskipun itu bukanlah strategi dari pelatih untukknya, itu murni inisiatif dari Gonzales. Lalu apa yang membuat Gonzales masih tokcer dan seger terus di lapangan ? dia mengatakan, “saya masih punya semangat seperti anak muda (timnas U-19), dan motivasi inilah yang membuat saya merasa bugar setiap hari.

Karena sepak bola itu hidup saya. Jadi, saya harus benar-benar pintar menjaga kebugaran agar bisa main 90 menit, bahkan lebih. Tiap pagi dan sore kalau libur latihan, saya latihan sendiri saja di rumah, main bola sama anak atau teman di dekat rumah dan joging. Istirahat dan konsumsi makanan sehat, tidak berlemak, dan banyak makanan-minum nutrisi dan vitamin. Untuk diet, agar tidak gemuk, saya lebih suka makan roti gandum dan nasi merah, karena ini bagus untuk bisa menjaga berat badan. — Cristian Gonzales mengenai rahasia kebugarannya.

Samsul Arif sudah pergi ke Persib, kok saya jadi membayangkan jika Arema kehilangan Gonzales, ntah karna cedera, pindah ke klub lain, atau pensiun, lalu bagaimana nasibnya Arema ? Sepertinya akan menjadi klub sekelas PBFC saja, klub bagus tapi kurang joss pemain depannya. Ini adalah PR bagi Arema untuk menyiapkan pelapis yang naluri pencetak golnya selevel dengan Gonzales.

Nama teranyar yang merapat ke Arema adalah Gutavo Giron Marulanda. Gonzales mengatakan bahwa gaya bermainnya mirip dengan Pablo Frances, rekan Gonzales ketika di Persib Bandung. Sebuah artikel yang berjudul 2011 Premier League All-Star Squad, menjelaskan bagaimana kehebatan pemain ini (bahkan pada tahun 2012, dia masih masuk dalam deretan All-Star Squad),

Gustavo GIRON-MARULANDA (Forward) — Eighteen goals in seventeen appearances speaks volumes for the danger Gustavo Giron-Marulanda presents in and around the 18-yard box. The Bayswater City striker put aside an injury interrupted start with a double against ECU Joondalup (R5) and a starring role in the home defeat of Sorrento (R8). Although he netted with regularity it was in the second part of the winter that Giron-Marulanda really hit his straps, scoring eleven times in nine games with doubles arriving against Cockburn City (R16), Balcatta (R17), Joondalup (R20) and Floreat Athena (R23). His rewards for a marvellous season included the Golden Boot, Gold Medal runner-up and winner of the footballwa.net Premier League Player of the Year.
Gustavo Giron mencetak gol penalti ke gawang Persija dalam laga uji coba. (Sumber foto dari sini)

Dengan modal pujian dari Gonzales dan 1 gol pada laga perdana, sepertinya coach Milomir akan memberikan lampu hijau kepada klub untuk mengontraknya untuk mengarungi TSC 2016, kompetisi yang lumayan panjang, hingga Desember 2016.

Apakah Milomir adalah pelatih yang cukup bagus untuk Arema ? saya akan coba tulisakan data-datanya. Milomir direkrut Arema pada akhir Januari 2016. Sampai detik ini, Arema sudah bertanding sebanyak 18 kali dibawah asuhan Milomir. Dalam 18 pertandingan, Arema hanya kalah 1 kali, itu juga hanya kalah tipis 1–0 dari PBFC (PBFC adalah klub yang juara di turnamen Piala Gubernur KalTim). Arema mencetak 30 gol dan kemasukan hanya 10 gol. Hanya 1 tim yang mampu mencetak lebih dari 1 gol ke gawang Arema, yakni PSS Sleman. Arema menang 5–2 melawan PSS. Bahkan di laga Final Piala Bhayangkara, klub sehebat Persib-pun tak bisa mencetak gol. Mentok di Basna.

Milomir, 14 menang — 3 seri — 1 kalah, cetak 30 gol, 2 gelar juara (Bali Island Cup & Piala Bhayangkara).Saya yakin, kalau Milomir ngecek saldo di ATM, pasti cengar-cengir sepanjang masa, pasti banyak transferan duit dari Arema kepadanya. Kudu minta duit kalau dia ke Jakarta lagi nih.

Sebenernya, saya merasa kesal ketika Milomir membuang Sukadana, Kiko dan para pemain yang lain, tapi ketika melihat rentetan kemenangan yang diraih Milomir, saya tidak bisa membantah kehebatannya. Toh akhirnya, Sukadana menjadi semakin cemerlang di Bali United, tapi Kiko masih berusaha menemukan permainan terbaiknya. Menurut saya, Kiko memang cocoknya di Arema, klub ini butuh yang galak-galak di lini belakang. Mukanya Ganchev kurang garang dibanding Kiko.

Langkah bagus diambil oleh Arema, merekrut Syaiful Indra Cahya. Bisa diposisikan sebagai bek ataupun gelandang bertahan — tempur-tempuran kayak Juan Revi. Hendro Siswanto, semenjak dipercaya menjadi kapten (sekarang Hamka menjadi kapten), penampilannya memang keliatan beribawa gitu, Milomir mengatakan Hendro seperti Gattuso, pekerja keras di lapangan. Johan Alfarizi, pemain terbaik Piala Bhayangkara, kini mainnya makin gila. Chemistry-nya Alfarizi dengan Vizcarra di sisi kiri, makin mantap. Bagaikan chemistry Messi dan Dani Alves di sisi kanan Barcelona (klub yang lagi kalah melulu itu).

Skuad Arema yang lain, tak usah diragukan. Klub ini sudah mempunyai para pemain tangguh di semua posisi.

Skuad terkini dari Arema. Semoga ngga salah data-datanya. Jika Gustavo Giron sudah deal dengan Arema, saya akan memasangkan Gustavo di posisi Dendi atau bisa diduetkan dengan Gonzales.
One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.