Teruntuk Teman-Teman ’17 yang Tengah Berjuang

Bismillahirrahmaanirrahiim..

Ruang di tengah sekolah yang seketika lengang, menanti kabar. Degup jantung kian terpacu, seketika mendengar kabar seleksi PDSS telah datang. Antara berharap, cemas, dan penasaran. Kami semua pasrah dengan apapun hasil yang akan keluar.

Satu per satu, setiap dari kami mulai membuka. Sebagian dari kami, bersyukur akan lolosnya seleksi, namun sebagian dari kami tersenyum, belum mendapat rejekinya kala itu.

Saya yakin, bahwa setiap kejadian, setiap takdir yang datang pada setiap manusia adalah skenario terbaik yang Tuhan ciptakan. Saya yakin, rejeki yang Tuhan rencanakan pada kami akan datang, namun waktunya berbeda-beda.

Untuk teman-teman yang belum lolos PDSS, itu awal, start untuk kalian memulai lebih dahulu, mempersiapkan dengan mantab untuk menghadapi SBMPTN. Jalan yang telah Tuhan sediakan.

Teman-teman yang lolos seleksi PDSS, kembali dirundung kecemasan. Kekhawatiran, “bisakah kami diterima disini?” “Bagaimana jika tidak diterima?”. Dilema antara mengorbankan passion atau kesempatan. Jika tidak diterima, apakah akan mengecewakan teman-teman kami yang SBMPTN?

Dan saat yang sangat menegangkan pun tiba. Teman-teman yang mendaftar SNMPTN menunggu kepastian, tertanda tanggal 26 April 2017. Rasanya lebih berdebar daripada ketika kami mengetahui seleksi PDSS.

Satu per satu, kabar datang dari teman-teman. Alhamdulillah, satu per satu dari teman-teman sudah dapat bernafas lega. Bersyukur rejeki yang Tuhan janjikan pada teman-teman yang SNMPTN, akhirnya dapat kami ketahui. Dan lagi, Tuhan masih memberikan rejeki pada waktu yang berbeda untuk teman-teman yang belum beruntung melewati SNMPTN.

Para pejuang. Barisan pelajar yang siap tempur, orang-orang pilihan yang sudah ditakdirkan Tuhan. Para pelajar yang diberikan tantangan, nikmat berjuang untuk mempertaruhkan masa depan.

Jangan pernah merasa terlambat untuk memulai. Jangan pernah berputus asa, berhenti di tengah jalan yang sudah Tuhan takdirkan. Jangan pernah putus do’a yang setiap saat dipanjatkan kepada Sang Pencipta. Waktu masih ada dan semoga Tuhan selalu memberikan keberkahan. Jangan pernah lupa bahwa hasil takkan mengkhianati usaha. Takdir bisa berubah dari tangan kita sendiri dan do’a. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum mereka berusaha merubahnya sendiri.

Keep holding on and working hard. There’s no such a thing called coincidence, cause every event has its own reason. If not this time, Allah already prepares the best at the proper time. Throw away the negative hunch, let positive minds surround our way.

Keep on believing.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.