Semesta

Hashfi Khairuddin
Nov 4 · 1 min read

Kali ini biar kuceritakan tentang Kartika dan Baskara
Aku tidak terlalu mengenal Kartika
Setidaknya, tidak seperti aku mengenal Baskara
Pemikiran sampai hatinyapun aku tahu

Baskara adalah sosok independen yang selalu berpikir untuk menjalani hidupnya sendirian
Dia bahkan tak perlu teman walaupun cukup pandai berteman
Segala rasa senang, sedih, sampai demotivasi dilaluinya sendiri
Sampai suatu saat, entah apa yang ada dalam pikiran Baskara
Memang karena keinginannya, tetapi lebih banyak ketidaktahuannya mengapa bisa terjadi
Ia menemukan seseorang yang sedari awal tanpa rasa ragu membuat Ia berpikir
"Sepertinya ini"
Sambil bersemuka dengan Kartika pada suatu suasana
Dan Ia tahu
Intuisinya kuat

Meskipun dalam perjalanan
Baskara termasuk sosok yang belum matang dalam pemikiran dan perasaan
Sehingga beberapa kali mencoba untuk hengkang
Tetapi Ia sebenarnya juga paham
Bahwa intuisi pertamanya tak pernah salah

Intuisinya yang sangat piawai ini layaknya dapat memprediksi masa depan atau bahkan membaca pikiran
Walau bagai pisau bermata dua
Karena pemikirannya seringkali liar tak terkendali
Eksesif

Tetapi satu yang Ia tahu pasti dan tidak eksesif
Bahwa Ia telah menemukan pasangan binernya setelah berlayar selama 300 tahun cahaya
Tunggal, yang ia harapkan akan menyertai dalam segala rotasi dan revolusi dalam gulita alam semesta

Kartika

Bandung, 5 November 2019
Dari Baskara untuk Kartika

    Hashfi Khairuddin

    Written by

    FK UNPAD 2016