Tumbuh dari Masalah dan Kegagalan

Dalam hidup, hampir setiap hari saya selalu menemui masalah. Masalah yang saya maksud di sini adalah masalah dalam makna luas, termasuk masalah dalam pekerjaan, kehidupan, keuangan, keluarga dan lain sebagainya.

Secara khusus, dalam pekerjaan saya sebagai Web Developer, masalah yang sering saya temui setiap harinya tidak jauh-jauh dari bugs, issues, error atau permintaan client bagi saya cukup sulit untuk dipenuhi.

Dan saya yakin, di bidang pekerjaan yang lain pun, seseorang pasti memiliki masalahnya masing-masing dan itu wajar.

Jika hidup tanpa masalah, maka kita tidak akan tumbuh.

Saya pribadi, sangat banyak mengambil pelajaran dari masalah-masalah yang saya hadapi setiap harinya. Awalnya saya menjadikan masalah sebagai musuh dan saya sangat sentimental terhadap semua masalah yang datang pada diri saya. Akhirnya, saya tidak mendapatkan apapun selain stres yang berkepanjangan.

Dari perjalanan selama 6 tahun ini saya belajar bahwa masalah datang untuk dinikmati, bukan untuk dimusuhi.

Perlakukan masalah sebagai ‘tantangan’ yang harus kita menangkan. Semakin banyak masalah yang berhasil kita pecahkan, semakin banyak pengalaman dan ilmu yang kita dapatkan.

‘Gagal’ itu Wajar

Tidak jarang, dalam menghadapi masalah, kita juga sering menemui kegagalan. Pertanyaannya, apakah kita langsung menyerah begitu saja atau terus mencoba memecahkannya?

Seseorang baru bisa dikatakan benar-benar gagal ketika ia berhenti berusaha. Selama kita masih terus berjuang untuk bangkit dan melanjutkan perjuangan, itu bukan gagal, itu hanyalah bagian dari proses untuk mencapai keberhasilan.

Copyright 2015 by MotoGP.com

Para peraih gelar Juara Dunia MotoGP sekalipun, harus melewati ratusan bahkan mungkin ribuan crash sebelum mereka berhasil menjadi yang nomor satu. Mereka juga pernah gagal, mereka juga pernah jatuh, tapi mereka selalu bangkit dan melanjutkan perjuangan.

Gagal itu wajar. Gagal adalah bagian dari proses yang harus dinikmati.

Kesimpulan

Masalah dan Kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan. Semua itu harus dinikmati. Jika tidak, maka konsekuensinya adalah stres dan depresi.

Perlu diingat bahwa semua manusia di muka bumi ini pasti mempunyai masalahnya masing-masing. Itu sudah menjadi fitrah manusia. Tanpa masalah, kita tidak akan berkembang.

Jangan manja. Jangan mudah berkeluh kesah, apalagi di social media. Keluhan tidak membantu apapun. Keluhan justru akan membuat kita semakin merasa lemah. Jika memang ingin berkeluh kesah, mengeluhlah dalam doa. Mengeluhlah kepada Sang Pencipta yang Maha segalanya.

Dan satu hal lagi yang perlu diingat,

“God gives His hardest battles to His toughest soldiers.”

Berbahagialah jika kita masih diberi masalah oleh Tuhan, karena itu artinya kita masih diberi kesempatan untuk tumbuh.

Hidup ini seperti Roller Coaster. Semua tergantung kita, mau terus berteriak ketakutan atau mulai menikmatinya.


Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca — Perkenalkan, nama saya Hendra Setiawan. Saya seorang Web Developer dan writer wanna be.Saat ini saya bekerja sebagai Web Developer di salah satu Piano Warehouse di Australia. Selain itu, saya juga sedang merintis Start-Up yang juga bermarkas di Australia. Info lengkap tentang saya dapat dilihat di web pribadi saya …

www.hellohendra.com

Jika ada sesuatu yang ingin disampaikan atau sekedar say hello, bisa kontak saya langsung via Email di alamat …

hendra16@icloud.com