Perkembangan Grafik Game

Perkembangan game berjalan begitu cepat. Bahkan game-game baru yg sedang hits saat ini, mungkin akan terlupakan satu atau dua bulan kedepan. perkebangan game yg terbilang cepat, tentu tak terlepas dari satu aspek penting, yaitu peningkatan kualitas grafik.

ketika saya 7tahun, game-game seperti contra, hockey, sonic, Out Run(Sega) bagaikan candu bagi saya dan teman-teman. mungkin menghentikan kami bermain sega lebih sulit dari menghentikan negara api. meskipun grafik game-game sega sangat buruk jika dibandingkan dengan game-game jaman sekarang, mungkin alasan mengapa kita tetap menggilainya saat itu hanya karna kita masih kaget dan kagum akan kedatangan game yg ditampilkan di monitor.

selang 1 tahun, Play Station 1 pun mulai muncul. Di zaman ini, melihat anak-anak SD bermain permainan seperti tak jongkok, benteng, petak umpat, dan sebagainya sudah sangat sulit ditemukan. memang cukup miris. namun apa boleh buat, PS1 dengan pengingkatan grafik dan variasi game nya yang terbilang edan di zaman itu memang membuat kami tak tertarik lagi dengan permainan fisik lama. game-game seperti suikoden, harvest moon, CTR, dan Nascar Rumble adalah game yang paling saya, abang saya, dan kakak saya mainkan

beberapa tahun kemudian, Play Station 2 pun mulai banyak dimainkan, tapi entah kenapa, saya dan sebagian minoritas lainnya lebih tertarik dengan game online, walaupun menurut saya grafik PS2 lebih baik dari game online yg kami mainkan saat itu(RAN ONLINE), namun mungkin kami terlalu kagum dengan teknologi “bermain game bersama orang-orang jauh” XD. Setiap pulang sekolah, pasti kami langsung pergi ke warnet.

RAN ONLINE

Selanjutnya, game yg saya mainkan terbilang menurun kualitas grafiknya. saya memainkan game online dota warcraft. saya jarang bermain di map DotA, melaikan di map Bleach vs Onepiece, dan AFI(Anime Fantasy).

Namun selang beberapa tahun, muncul lah dota2, yg grafiknya sudah sangat baik menurut saya. ini lah game terakhir yg saya maini, walau sudah tidak saya mainkan lagi.

Demikian sedikit ringkasan saya mengenai sejarah grafik game yang saya pernah maini.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.