Dan In Real Life

Gara-gara mendadak mendengarkan kembali Sondre Lerche dan mencari sepintas dan sekilas diskografinya, saya menemukan Dan in Real Life. Komedia Romansa lawas yang sekarang jadi favorit saya berikutnya.

Film tanpa makna biasa buat yang hobi film serius dan yang selalu mencari tanda, makna, dan konteks dunia nyata. F lm ini merangkum tema-tema favorit saya: Komedia-Romansa, fatherhood alias dunia bapak-bapak, lagu tema yang apik, dan Juliette Binoche! Entah kenapa saya tidak menonton film ini sejak dahulu. Mungkin karena ada Steve Carrel di sana — jenis aktor-komedian yang tidak terlalu saya suka.

Scene favorit saya: “You are a murderer of love!” (apa pulak itu, gadis?) saat Cara berteriak pada bapaknya sambil histeris tersedu, itu epik! Sukses membuat saya terngiang-ngiang. Cara Juliette Binoche menampilkan cemburunya juga (menunjukkan muka masam dan memberikan pancake gosong) memikat.

Tentu saja ini film pop biasa. Bagaimana romansa ini berakhir mudah ditebak. Tapi bagaimana si pencerita (dan sutradara) memapatkan alur dan setting cerita itu saya suka. Ringkas, padat, tidak bertele-tele. Dibungkus secara efisien.

Dan in Real Life masuk dalam top list saya utamanya karena ini: lagu tema di belakang yang amat memikat. Bersanding dengan Love Actually (2003, ingat bagaimana film ditutup dengan adegan di bandara dengan lagu God Only Knows Beach Boys?), Notting Hill (Ingat She Elvis Costello?), dan beberapa film favorit yang lain. Film ini ditutup dengan adegan pernikahan di belakang rumah dengan dendang merdu Modern Nature dari Sondre Lerche. Ini yang bikin hati berbonga-bonga. Ah…

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.