branded

Secara gak sadar apa yang kita pakai memiliki aspek psikologis. 
Kita pasti merasa lebih percaya diri kalo pake barang branded dan mahal. Betapa bangganya kalian kalo abis beli sepatu seharga hampir sama dengan UMK, lalu di foto, pamer di socmed, bikin iri temen, lalu si temen yang iri itu beli yang lebih kece dan mahal, dan melakukan hal yang sama. Yep, manusia-manusia yang haus akan pengakuan dari orang lain.

Lalu, gimana kalo ada yang iri tapi gak sanggup beli? Mereka akan beli KW biasanya. Tapi kondisi psikologis ketika memakai barang KW dan asli pasti beda lah ya~

Emang enak sih pakai barang dengan merk ternama, bukan hanya modelnya yang up to date tapi kualitasnya juga bagus.

Tapi ketika nanti punya anak, gue gak mau membesarkan mereka dengan kondisi psikologis kaya gitu. Membanggakan mereka dengan barang-barang branded yang nempel ditubuhnya, membuat mereka lebih percaya diri ketika pake barang branded it’s not a good things. Itu akan membuat mereka sama dengan manusia-manusia yang haus akan pengakuan dari orang lain.

Kondisi psikologis seperti itu akan membuat mereka gak percaya diri lagi ketika mereka gak pake barang branded.

Cukuplah berpakaian yang nyaman, rapih dan sesuai fungsinya. Tanamkan itu ke mereka dari kecil. Supaya ketika anak gue pakai barang semurah atau semahal apapun tetap sama rasa percaya dirinya. Supaya psikologisnya stabil selama hidupnya.

Because the most beautiful thing a human can WEAR is CONFIDENCE
Like what you read? Give hkuna matata` a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.