PSDA Post #10: Kesadaran untuk Memahami Kondisi Masyarakat

Sebagai mahasiswa, kita mendapat kesempatan untuk mempelajari begitu banyak hal dan memiliki akses ke berbagai sumber daya untuk mengembangkan diri. Namun, seringkah kita mengingatkan diri kita, bahwa ada pihak-pihak yang telah menggunakan waktu, tenaga, serta hartanya untuk memberikan kesempatan ini kepada kita ? Salah satunya adalah masyarakat umum, yang mendukung keberlangsungan institusi pendidikan tinggi lewat pajak yang dibayarkannya kepada pemerintah.

Sesungguhnya hal ini membuat kita memiliki tanggung jawab untuk memakai ilmu kita untuk membangun masyarakat. Sebuah tanggung jawab seumur hidup, karena apa yang kita peroleh selama kita berkuliah, melekat pada diri kita seumur hidup juga. Selama kita memilikinya, kita harus menggunakannya untuk kebermanfaatan sekeliling kita.

Kita dapat memulai dengan sebuah langkah kecil. Sudahkah kita mengetahui permasalahan serta kejadian penting apa saja yang ada di masyarakat saat ini ? Apabila belum, kita dapat memanfaatkan berbagai sumber berita yang ada, baik cetak maupun digital, untuk mulai mengikuti perkembangan situasi dan kondisi masyarakat sekeliling kita. Kemudian mulai susun pendapat dan bangun pendirian kita terkait hal tersebut.

Selanjutnya kita dapat bertukar pikiran. Kita tau tidak ada seorang pun di antara kita yang dapat menyoroti suatu peristiwa dari semua sudut pandang. Akan ada hal yang kita lewatkan, dan di sinilah peran diskusi dengan orang lain. Carilah kelompok yang menyoroti peristiwa yang sama dan mulailah pembicaraan. ‘Benturkan’ pikiran kita dengan pikiran mereka. Pertahankan pendirian kita dengan argumen-argumen yang baik, tapi jangan jatuh ke dalam keinginan untuk sekedar menang argumen saja. Ingat, kita bukan sedang bertanding untuk membuktikan keunggulan intelektual kita. Kita sedang mengumpulkan sudut pandang yang akan melengkapi kekurangan pemikiran kita, maka sangat penting untuk berpikiran terbuka. Pikiran rekan kita akan melengkapi kekurangan kita, demikian pula pikiran kita akan melengkapi mereka.

Lewat pertukaran pikiran semacam ini, diharapkan kita dapat memiliki pemahaman yang lebih lengkap, akurat, dan mendalam mengenai kondisi masyarakat. Pemahaman ini akan menjadi dasar bagi kita untuk merencanakan aksi nyata yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kemudian kita dapat mencari teman-teman yang sevisi untuk bersama-sama memperjuangkan hal ini.

Saat kita membayangkan bagaimana kita dapat menggunakan ilmu kita untuk memberi manfaat bagi masyarakat, tidakkah hal itu memantik api semangat ? Aku pribadi sangat menantikan momen itu, juga momen dimana aku terpukau menyaksikan apa yang kawan-kawanku lakukan untuk membangun bangsa ini.

Departemen Eksternal dan Sosial — Martin Lutta Putra (13515121)