12 Penyakit yang Cukup Diobati dengan Rawat Jalan di Rumah

Ketika kita sedang menderita sakit dan memutuskan pergi ke dokter, biasanya kita akan diberi rekomendasi oleh dokter apakah harus rawat inap atau cukup rawat jalan. Ini biasanya didasarkan pada berbagai hal, seperti jenis penyakit, kondisi penderita, hasil pemeriksaan penyakit, dan lainnya. Jika dinilai penyakit yang diderita tidak begitu parah, maka cukup menjalani rawat jalan di rumah. Atau bisa juga akan direkomendasikan perlu rawat inap beberapa saat, jika kondisi mulai membaik akan dilanjutkan dengan rawat jalan.
Jenis Penyakit Cukup Rawat Jalan
Jika melihat jenis penyakit yang diderita, tentunya juga dengan pertimbangan kondisi penderita, ada beberapa jenis penyakit yang bisa dirawat di rumah.
1. Dyspepsia
Dyspepsia adalah gangguan pada saluran pencernaan yang dapat menimbulkan berbagai gejala seperti sakit perut, perut kembung, mulas, mual, dan muntah. Penyakit ini biasanya dipicu oleh kebiasaan makan yang buruk, seperti mengonsumsi makan terlalu pedas, berminyak, dan berlemak, makan berlebihan, makan terlalu cepat, berbaring sesaat setelah makan dan lainnya. Dyspepsia juga bisa diakibatkan karena minum minuman beralkohol.
Cara untuk mencegah terjadinya dyspepsia adalah dengan menghindari makanan dan situasi yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan saluran pencernaan. Dyspepsia dapat ditangani dengan pemberian obat-obatan.
2. Diare
Banyak yang sudah mengetahui cara menangani penyakit diare, sehingga jarang ada yang merujuk ke rumah sakit. Diare memang bisa disembuhkan dengan pengobatan rumahan, yaitu dengan cara banyak minum air atau cairan oralit untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Selain itu bisa juga dibarengi dengan minum ‘obat warung’. Ini karena sudah tersedia obat diare yang dijual bebas.
3. Maag
Tidak sedikit orang yang memiliki riwayat sakit mag. Ini adalah penyakit gangguan pencernaan yang gejalanya antara lain perut mulas dan kembung, mual-muntah akibat asam lambung naik hingga adalah dada terasa panas. Untuk mengobati sakit mag bisa dengan minum obat antasida yang dijual bebas di warung atau apotek tanpa harus resep dokter. Dan untuk mencegah penyakit ini kambuh, biasanya dilakukan dengan menerapkan pola makan yang lebih sehat dan teratur.
4. Hipertensi
Hipertensi juga bisa ditangani dengan rawat jalan di rumah dengan sebelumnya berkonsultasi dengan dokter. Biasanya dokter akan memberikan resep obat antihipertensi yang juga mencegah kemungkinan risiko komplikasi. Dan untuk menjaga tensi agar tidak naik, bisa dengan melakukan gaya hidup sehat dengan menjaga pola makan dan berolahraga. Selain itu juga harus rajin melakukan cek tensi.
5. Tipes
Tipes adalah salah satu penyakit yang sering menyerang. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi bakteri salmonella typhi. Penderita tipes biasanya akan merasakan pusing, sembelit, diare, muntah, lemas, serta demam tinggi.
Penderita penyakit tipes terkadang harus menjalani rawat inap di rumah sakit ketika sudah dalam kondisi parah. Namun jika kondisi sudah membaik, maka pasien diperbolehkan untuk rawat jalan di rumah.
Untuk menyebuhkan penyakit tipes dengan rawat di rumah cukup dilakukan dengan istirahat total, menjaga pola makan yang bersih dan sehat, dan banyak minum air. Selain itu dokter juga akan meresepkan obat antibiotik untuk minum di rumah sampai sembuh.
6. Diabetes
Diabetes adalah penyebab kematian terbesar nomor tiga di Indonesia. Padahal orang yang menderita diabetes pada umumnya tidak perlu harus menjalani rawat inap, cukup dengan rawat jalan di rumah. Untuk mengobati diabetes cukup dengan mengatur pola makan sehat dan rajin berolahraga untuk mengendalikan gula darah. Selain itu pasien juga harus rajin cek kadar gula darah. Apabila kenaikan gula darah terlalu tinggi yang bisa berrisiko komplikasi, cukup cek ke dokter yang kemudian akan diberikan resep obat diabetes.
7. Hiperkolesterolemia
Hiperkolesterolemia adalah kondisi ketika kadar kolesterol dalam darah meninggi. Bila tidak ditangani, kolesterol dapat menumpuk dan mempersempit pembuluh darah hingga menyebabkan penyakit jantung koroner.
Hiperkolesterolemia tidak menunjukkan gejala apa pun. Pada umumnya, penderita tidak menyadari kadar kolesterol dalam tubuhnya tinggi sampai muncul komplikasi, seperti serangan jantung atau stroke. Oleh karena itu, penting untuk melakukan cek kolesterol secara rutin.
Untuk mencegah hiperkolesterolemia cukup dilakukan dengan menjaga pola makan sehat, berhenti merokok, mengurangi berat badan dan teratur berolahraga. Bila kadar kolesterol masih tinggi, dokter akan meresepkan obat-obatan yang bisa dikonsumsi di rumah.
8. Pneumonia
Pneumonia biasa juga disebut sebagai penyakit “paru-paru basah”. Ini adalah infeksi paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, maupun jamur. Penyakit ini menyebabkan paru memproduksi lebih banyak lendir. Jika tidak terlalu parah, biasanya dokter akan menganjurkan untuk rawat jalan dengan meresepkan obat antibiotik dan paracetamol.
9. Radang Tenggorokan
Penyakit radang tenggorokan menyebabkan tenggorokan terasa sakit dan gatal. Bahkan bisa juga diikuti dengan gejala demam dan batuk. Namun penyakit ini biasanya tidak sampai harus dirawat inap di rumah sakit. Untuk meredakan radang tenggorokan, bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat yang mengandung paracetamol atau obat isap untuk melegakan tenggorokan.
10. Migrain atau Sakit Kepala
Migrain adalah jenis penyakit yang ditandai dengan sakit kepala sebelah. Rasa sakit kepala ini bisa berlangsung dalam waktu sebentar hingga beberapa jam bahkan bisa juga berhari-hari. Untuk mengobatinya bisa dengan obat pereda migrain yang dijual bebas di apotek atau toko obat.
11. Cacar air
Penyakit yang satu ini juga cukup diobati dengan rawat jalan. Cacara air bisa diobati di rumah, setelah sebelumnya diberi obat oleh dokter. Obat cacar air yang biasanya diresepkan dokter adalah obat oles antihistamin atau lotion calamine. Selain itu penderita juga akan disarankan untuk jangan menggaruk bintil cacar dan bekas luka meski terasa gatal.
Dokter juga akan menganjurkan untuk istirahat dan menghidari beraktivitas di luar rumah agar tidak menularkan virus pada orang lain. Ini karena cacar air yang diakibatkan karena virus bisa mudah menyebar lewat udara.
12. Rematik atau Nyeri Otot
Rematik adalah tergolong penyakit luar, jadi perawatannya cukup dengan melakukan rawat jalan di rumah. Penyakit ini ditandai dengan nyeri sendi, kaku hingga membengkak. Biasanya rematik akan menyerang bagian tangan, pergelangan tangan, kaki, dan lutut, yang membuat sulit untuk bergerak. Untuk meredakannya, biasanya cukup dengan minum obat pereda nyeri atau bisa juga dengan menggunakan krim pereda nyeri. Selain itu bisa juga diobati dengan terapi fisik.
Selain menderita beberapa penyakit di atas, rawat jalan di rumah biasanya juga dilakukan oleh pasien yang baru saja menjalani perawatan di rumah sakit karena berbagai penyakit berat. Biasanya untuk proses penyembuhan boleh dilakukan dengan rawat jalan di rumah.
Untuk kondisi ini sebaiknya tetap diperlukan perawatan yang intensif. Dan ini bisa dilakukan dengan bantuan perawat visit, di mana perawat akan datang ke rumah untuk memberikan layanan perawatan medis yang diperlukan. Anda bisa mendapatkan jasa perawat visit melalui layanan home care, yang juga disediakan oleh Homecare24. Anda juga bisa memesan layanan perawat visit melalui aplikasi Homecare24 untuk smartphone berbasis Android dan iOS.
