Gelombang Tahun Baru

Zona waktu dunia dengan berpatokan di GMT (UTC).

Dari pemberitaan daring saya mengetahui bahwa wilayah yang “pertama kali memasuki tahun baru” adalah Pulau Kiribati (wilayah Republik Kiribati, di wilayah Pasifik Tengah). Mereka memasuki pergantian tahun pada jam 17:00 WIB (atau 10:00 GMT).

Tempat berikutnya yg memasuki tahun baru, sesuai perputaran bumi, adalah Aukland dan Wellington (Selandia Baru), lalu Kepulauan Tuvalu, Sydney (Australia), Port Moresby (PNG), kota Jayapura dan Tokyo, kemudian bergeser lagi ke Bali, dan seterusnya ke arah Barat. Jakarta, Bangkok, Mumbai, Karachi, Mekkah, London, New York, Lansing, Los Angeles adalah giliran selanjutnya. Hingga sampailah nanti di Pulau Baker (pulau tak berpenghuni, wilayah USA) di Pasifik Tengah sekitar 3000 km Barat Daya Honolulu Hawaii.

Seandainya nih, tiap jam 00:00 di setiap kota/wilayah (atau yang segaris dengan zona waktu) ada luncuran kembang api bum-bum dor-dor bum-dor…, betapa indahnya pemandangan. Apalagi kalau dilihat dari angkasa, maka ada “garis hayalan” berupa gemerlap kembang api yang seolah berjalan memutari bumi.

Gelombang Tahun Baru bergerak memutari bumi..!!!

Jika anda bukan pemaham bumi datar pastilah dengan gampang menghayalkannya. :D

Logika yang sama adalah saat saya menghayalkan adanya suara adzan yang terjadi pada garis hayal yang serupa dengan haris hayal zona waktu. Garis hayal waktu adzan punya sudut yang berbeda karena sinkron dengan sudut matahari, dan pasti lurus (kalau garis hayal zona waktu agak berkelok dan “tidak berupa garis tetapi zona”).

Bayangkan, ada lima gelombang adzan yang tiada terputus sepanjang waktu, dan terus berputar mengelilingi bumi..!!!

Apakah saya atau anda menjadi bagian yang mengumandangkan adzan tersebut atau tidak, itu hal yang lain.

Selamat Tahun Baru 2018..!!!

Kafe Serambi, 31 Desember 2017

#HappyNewYear #SelamatTahunBaru