4 November, Hujan dan Air Mata
Nov 4 · 1 min read

Pukul 16.01 WIB sore itu,
Hujan turun sedikit malu.
Persis senyumu kala itu,
Enggan namun mau.
Aku masih diam ditempat sama,
Menanti pasti tak kunjung tiba.
Barangkali kau suka becanda,
Menukar senyum dengan duka.
Bukan aku lelaki pemalu,
Tapi beku aku denganmu.
Juga terbakar Rindu,
Tak mengenal ruang waktu.
Kita tutup saja cerita,
Kau dan Aku tak apa.
Meski sebenarnya dusta,
Apa boleh dikata.
Cibiru, 4 Nov 2019
