Kepada Seseorang yang Selalu Aku Rindukan

Halo, Eyang. Lama tak berjumpa…

Tepat satu tahun yang lalu, hari ini, kita bicara lewat telepon untuk terakhir kalinya. Aku sempat berjanji akan kembali kesana sesegera mungkin, secepat yang aku mampu, berjanji aku akan selalu menjadi aku yang saat itu.

Waktu memang tak pernah bersahabat, bukan? Aku berharap kau baik-baik saja, Eyang. Sungguh. Semoga suatu saat nanti aku bisa menceritakan apa-apa yang harusnya sudah kuceritakan padamu.

Terima kasih atas mimpi-mimpiku yang bersedia kau jadikan doa. Atas malam-malam yang kau lembutkan dengan lantunan suara lirihmu pukul tiga dinihari.

Dengan rindu sebesar-besarnya rindu.

Iffa.

P.S. Aku baru sadar kita tak pernah foto berdua, kecuali foto yang satu ini. Maaf untuk itu, Eyang, dan juga untuk beberapa hal lain.