Waktu

Waktu adalah kendaraan para kenangan. Mereka bergerak di atas kaki-kaki yang tak lagi tegas, tapi luas menampung senyum-senyum masa kecilku yang lugas. Mereka tanaman berakar rapuh yang tak lengkap daunnya, tapi hangat membungkus jari-jari kecilku yang merah. Mereka buku-buku dongeng yang kau bacakan sebelum tidurku. Mereka lampu-lampu besar yang kau padamkan di dalam kamarku. Mereka segalanya tentang kau dan aku dulu.

Waktu adalah kendaraan para mimpi dan angan-angan. Mereka asap yang abu-abu bergerak ke segala arah, lantang mengaminkan doa-doa yang kau semai pada ubun-ubunku. Mereka musim di Indonesia yang mendadak dan tak bisa ditebak. Mereka pedagang asongan di pantai Losari yang berpeluh dan penuh senyuman, berdiri di atas sepatu yang biasa digunakan pergi dan tak tahu pulang.

Waktu adalah perihal aku dan jembatan yang terbuat dari lengan-lengan kurusmu. Jembatan yang kau bangun dengan kasih yang penuh dan menyeluruh. Membawaku pada pesan-pesan pendek yang terlalu sering kuabaikan darimu. Perihal aku dan diriku yang hampir menjadi segalamu, abadi berwujud resah dan cemas di dalam dada mu. Jejak-jejak yang ku tinggalkan, kau biarkan tumbuh dan mengalir ke seluruh indera mu.

Kini waktu yang menggendong dan meletakkan kaki ku pada sebuah rumah yang tidak terlalu tinggi pagarnya. Barangkali kau ingin beritahu perihal batas yang kian hilang tanpa pernah benar-benar ada. Rumah dengan banyak sekali cahaya yang tak pernah kulihat wujudnya. Barangkali kau ingin beritahu perihal gelap dan terang yang tak pernah bisa kau bedakan. Rumah dengan perabot mahal dan tangga meliuk, tapi tak kulihat satupun yang bernyawa. Barangkali kau ingin beritahu perihal keberadaan yang bisa dirasakan melalui kehilangan. Rumah yang tak dipenuhi dengan kata rumah. Barangkali kau ingin beritahu perihal kata-kata dari puisi lain yang belum ditulis oleh seseorang yang entah.

Kini waktu yang mengikatkan tali sepatuku pada tiang-tiang panjang dalam revolusi.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.