PANGERAN TAK TAU DIRI

DULU KITA PUNYA KENANGAN.

SEOLAH SAYA JADI PANGERAN.

NAMUN KINI TAK LAGI PUNYA HARAPAN.

SAYA TELAH DISIA-SIAKAN.

OH APA BENAR PANGERAN SEDANG SALAH MENEBAK RATUNYA?

PANGERANPUN CUMA BISA DIAM

MULUT PANGERAN TAK LAGI BISA BERUCAP INDAH DAN MENGAJAK RATU LAGI.

AH SUDAHLAH

KHAYALAN PANGERAN SAJA YANG BERLEBIHAN

SADARLAH WAHAI PANGERAN
KAU TAK PANTAS
KAU BUKAN PRIORITAS NYA.
PERGILAH
WAKTUNYA ENGKAU PULANG

Surabaya,12 September 2018

Muhammad Ilham Ramadhan

Like what you read? Give Muhammad Ilham Ramadhan a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.