
Segelintir geluduk mengerak di langit, menghitam di angkasa terhimpit kepentingan
Kerumunan astrea dan supra fit tunggang langgang disaksikan roda empat buatan jepang yang kelewat tenang
Hujan Turun mendadak, mengagetkan kaki lima yang siaga satu menunggu satpol PP
sekaligus membingungkan para orang yang terjebak di lampu merah kentungan yang kelewat lama
Aku tepat di antaramu dan kebosanan lain yang ikut basah di pelataran
Hujan turun menuju semua trotoar dan hati-hati kering yang memang waktunya dibasahi
Kamu tidak suka aku ngerokok, kan?
Memang dari awal aku curiga kamu bisikkan buat Tuhan bikin hujan yang membuat satu kotak tak bisa dihisap lagi
Katakan padaku ! apa yang buatmu takut belakangan ini ?
Skripsi ? Tidak dapat kerja ? Kosmu kemalingan? Proposal dicoret-coret?
Kalau kamu takut dengan itu semua
Ya sama,
tapi,
Kemarikan semua ketakutan itu, dalam batas-batas tertentu nanti,
segala jenis takut akan mati setelah melihat kau bergandengan dengan Tuhan
bersekongkol dengan do’a dan perjalanan
Hujan turun di Seturan, menjebak orang-orang tanpa mantel merapat ke tempat beratap
Sedangkan aku menganut ide pembebasan yang tidak takut air hujan
Karena orang-orang takut basah,
Sedang aku satu-satunya yang tahu,
sederas apapun hujan kali ini hanya membasahi baju,
dan mereka tidak akan pernah membasahi jiwa
Jiwa manusia yang selalu kemarau dan paceklik
Dan termasuk kita kah itu?
Aku tepat di antaramu,
dan kata-kata Alfin Rizal yang bergema :yang tidak akan membahayakan hidupku,
barangkali, adalah mencintai buku
dan mencintaimu.buku, memiliki banyak
halaman untuk bercerita.
kamu, memiliki banyak
hal aman untuk bercita-cita.
1 November 2019
