Rupiah Naik, Saatnya Berfikir Untuk Berinvestasi

Cakra Farm
Sep 5, 2018 · 2 min read

Segmentasi dolar yang terus menanjak kuat dan memicu pelemahan rupiah akibat perang dagang Amerika dan Cina tentunya berdampak terhadap ekonomi Indonesia.

Beberapa kebijakan strategis diambil salah satunya mengurangi nilai impor, proyek 15.200 MW yang dicanangkan Jokowi pun dibatalkan, karena sebagian besar produk yang dipakai untuk membuat tenaga listrik disumbangkan dari impor yang nilainya lebih dari 140 triliun.

Beberapa pengusaha justru ‘ogah’ menukarkan sejumlah dolarnya ke rupiah, mereka justru mulai membeli sebanyaknya mata uang dolar. padahal dengan menjual dolar ke mata uang rupiah tentunya akan menguatkan rupiah.

lalu bagi pebisnis menengah, tentunya harga dolar yang naik membuat harga BBM ikut terdongkrak naik, ini karena kebijakan dari Presiden Jokowi yang menetapkan harga BBM mengikuti nilai dolar. BBM yang naik membuat distribusi barang maupun jasa juga naik, pebisnis mulai memutar otak untuk menjaga stabilitas keuangan mereka.

Beberapa faktor yang dirasakan langsung oleh pebisnis dampak melemahnya rupiah diantaranya :
1. Proses distribusi pasokan barang meningkat seiring dengan pelemahan rupiah dan naiknya harga BBM
2. Upah terhadap pekerja akan terdampak, karena kebutuhan hidup bertambah seiring dengan naiknya BBM. kebijakan pemerintah tentunya akan fair tidak merugikan pengusaha, namun ongkos produksi menjadi naik akibat hal ini
3. Impor bahan mentah ataupun produk lain yang dibutuhkan sebagai produksi juga turut berimbas
4. Kecenderungan penurunan pasar terhadap daya beli produk menurun seiring harga produk yang naik.

Lalu apa yang harus kita lakukan sebagai pebisnis, sebagai pebisnis muda saya terus berfikir untuk berinvestasi keuangan dengan sesuatu yang memiliki resiko minim. salah satunya berinvestasi properti, emas yang yang tergolong sebagai investasi dengan tingkat depresiasi minim.

Beberapa investasi lain juga mulai bermunculan misalkan, investasi agrobisnis kita bisa menanamkan sejumlah modal kepada pihak kedua yang menjalankan roda bisnis tanpa perlu memikirkan kembali hal hal yang ditimbulkan dari pelemahan rupiah. investasi agrobisnis memang sektor yang perlu dicoba untuk berinvestasi.

Beberapa keuntungan menjadi pemodal dalam investasi agrobisnis diantaranya :
1. Anda tidak perlu lagi menggaji karyawan dan membeli kebutuhan produksi, karena kebutuhan produksi dan manajemen karyawan menjadi tanggung jawab pihak kedua.
2. Pemasaran dan hasil produksi menjadi tanggung jawab pihak kedua sebagai pengelola dari hasil penanaman modal yang kita lakukan

Cermat, sebagai pengusaha kita perlu selalu mengawasi penanaman investasi yang kita lakukan terhadap pihak kedua tentunya. melihat besarnya permintaan pasar terhadap komoditi agrobisnis dan jumlanya justru surplus dalam beberapa sektor contohnya peternakan ayam pedaging. tentunya melakukan investasi agrobisnis patut dicoba.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade