Book Review : Start Me Up! The No-Business-Plan Business Plan

Iosipratama
Jun 24, 2017 · 3 min read

Start Me Up! adalah buku ke dua yang saya baca tentang Start-ups atau perusahaan rintisan dalam 7 hari terakhir. Dan saya hanya menulis review buku ketika merasa buku tersebut cukup bagus untuk dibaca orang lain juga.

Buku ini ditulis oleh Ebong Eka, penjelasannya dibawah. Lebih kepada panduan memulai perusahaan rintisan atau bisnis kecil dan bagaimana menjalankannya.

Bagaimana mengatasi ketakutan memulai bisnis, mendapatan yang benar, bagaimana tes pasarnya, bagaimana menyusun struktur perusahaan, dan terakhir bagaimana membuat bisnis anda terus tumbuh.

Hanya 233 halaman. Buku ini dapat dibaca cepat dan banyak digunakan di sekolah-sekolah bisnis di seluruh dunia.

Anda dapat membeli nya Bukalapak atau Tokopedia.

Penulis

Ebong Eka adalah seorang Akuntan Publik Bersertifikat, Speaker, dan Pengusaha yang telah membangun perusahaan konsultasi bisnis selama 13 tahun terakhir.

Ebong juga pakar untuk perusahaan rintisan yang seringkali diliput di MSNBC, Fox News, Fox Business Channel, NBC, HuffPost Live, and CNN.

Dan juga sebagai penulis rutin di Huffington Post bagian bisnis and Office Depot. Dia juga founder dari Ericorp Consulting, Inc.

Yang dinamakan rencana bisnis itu omong kosong dan rencana bisnis anda kemungkinan juga omong kosong — Ebong Eka.

My Reading Notes:

  • Anda akan belajar bahwa kerja keras dan gagasan yang bagus tidaklah cukup untuk menjadi kaya. Untuk bisa berhasil, anda butuh pengetahuan, dukungan, serta rencana yang matang.
  • Secara pribadi, saya bukan orang yang suka menyia-nyiakan waktu untuk menulis rencana bisnis sebanyak 200 lembar dan setelah selesai akan menjadi rencana yang ketinggalan jaman karena waktunya tidak lagi tepat untuk menjalankan bisnis tersebut.
  • Sebenarnya keburuntungan nyaris tidak ada hubungannya dengan sukses.
  • Gagasan yang unik dan lain daripada yang lain tidak menentukan sukses tidaknya sebuah bisnis.
  • Kita ingin sesuatu yang sudah ada tetapi, lebih banyak variasinya atau lebih baik dari yang sudah ada?.
  • Ada tidak punya masalah dengan waktu, masalah anda adalah produktivitas.
  • Tidak ada rencana bisnis yang bisa bertahan, bahkan pada saat pertama kali kita berurusan dengan pelanggan kita — Steve Blank , Professor di Stanford University.
  • Menjadi yang pertama belum tentu yang terbaik.
  • Terlalu banyak A-S-U-M-S-I akan memperbanyak kemungkinan untuk gagal karena anda hanya akan bergantung pada faktor-faktor yang tidak diketahui dan yang di luar kontrol anda.
  • Mengatasi masalah yang sudah teridentifikasi dan mendesak membuat pelanggan lebih mudah untuk mengetahui manfaat produk dan layanan anda.
  • Untuk membangun brand, persempit fokusnya.
  • Buat lebih sederhana. Bagaimana anda bisa sukses jika anda tidak bisa menjelaskan tujuan bisnis anda pada orang awam?
  • Jika anda fokus pada membantu pelanggan anda untuk mengatasi masalah mereka, mereka akan bahagia dan akan senang hati membayar anda.
  • Bisnis anda hanyalah akan menjadi angka dalam lembar proposal jika harga merupakan satu-satunya yang bisa membedakan anda dengan kompetitor anda.
  • Menawarkan harga rendah bisa memberikan kesan kualitas rendah pada pelanggan.
  • Semakin tinggi nilai pelayanan anda yang dirasakan oleh pelanggan, semakin anda berbeda dari pesaing anda.
  • Pasar akan berpihak pada orang dan bisnis yang berkembang. Pasar tidak akan berpihak pada mereka yang terjebak masa lalu!
  • Mengatasi masalah merupakan alasan utama orang mengeluarkan uang.
  • Proses dan efisiensi memungkinkan anda untuk fokus pada aktivitas mendapatkan income bisnis anda.
  • Waktu anda lebih baik dimanfaatkan untuk hal-hal yang secara langsung menghasilkan uang untuk bisnis anda.
  • Anda tidak perlu website jika anda telah sukses. Namun jika anda ingin sukses, website sama pentingnya dengan memiliki brand untuk bisnis anda.
  • Mengembangkan perusahaan merupakan ilmu sekaligus bentuk seni, namun tanpa uang akan sangat membosankan.
  • Anda tidak akan memperoleh untung tanpa penjualan.
  • Pengalaman anda dan kisah anda haruslah mampu membuat pendengar merasa tersentuh.
  • Apa yang membuatnya lebih digemari untuk berbisnis adalah keragaman alatnya dan inovasi terus menerus yang dikembangkan untuk membantu promosi suatu merek.

Buku yang perlu anda baca:

  • Dr. Robert Cialdini: Influence: Psychology of Persuasion
  • Gary Vaynerchuk: Jab, Jab, Jaba, Right Hook: How To Tell Your Story in a Noisy, Social World
  • James Altucher and Dick Costolo: Choose Yourself!
  • Grand Cardone: Sell or Be Sold: How to Get Your Way in Business and in Life; and the 10x Rule
  • Brendon Burchard: The Millionaire Messager.

Blog yang membantu anda belajar:

  • Brian Clark — Copyblogger.com
  • Derek Halpern — Socialtriggers.com
  • Neil Patel — Quicksprout.com
  • Yanik Silver — Yaniksilver.com
  • Ramit Sethi — Iwillteachyourtoberich.com
  • Tim Ferriss — Fourhourworkweek.com/blog
  • Matt Paxton — 5decisionway.com

Iosipratama

Written by

20. I’m a passionate & enthusiast in Product Design (UX). I write blog iosipratama.com/blog when don’t think about design.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade