“Sekarang, sepi menjadi teman yang baik. Walau terkadang bikin miris hati, tapi dia setia.”

Ini adalah skenario percintaan yang oleh Tuhan diserahkan sepenuhnya kepada kita. Tak pernah kubayangkan sebelumnya, bahwa dipertengahan jalan, kau akan mengotori kesucian Cinta. Kau melepaskan pelukanku demi seorang laki-laki yang sedang berciuman dengan perempuan lain.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Iqbal Tofani’s story.