Kusaksikan ratusan pemikir yang selalu senang menumpahkan tinta untuk kesenangan pena yang hobinya menari juga untuk para mata-mata kelaparan akan kata

Lenyap pada malam serakah yang menjadikan bulan lagi bintang sebagai hiasan bisu yang sangat indah, membuat iri banyak mata-mata kelaparan akan cahaya

Terimakasih untuk kelahiran ibuku, nenek.. Menjadikan aku disini salah satu hiasan siang panas dan malam yang hangat menurut mata-mata kelaparan akan kasih

Rindu mencelup kantung teh pada air dingin yang belum sempat menguap. Ibarat bara api yang meniupkan asap pada badai. Atau seperti mangkuk yang dibanting pada kasur. Mata-mata kelaparan sedang berbincang. Biarkan mereka menulis lalu menyeka keringat dengan kertas itu sebelum dijual. Mereka masih kelaparan akan nasi.

Like what you read? Give IR a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.