Photo by Ankush Minda on Unsplash

Assalaamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Halo semua.. pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan tutorial singkat bagaimana menggunakan tools CI/CD untuk membantu memudahkan dan mempercepat proses testing, build APK, dan deployment dalam satu kali proses di android. Semua ini tentunya berawal dari masalah yang saya alami. Saat ini saya masih menggunakan cara tradisional ketika sebuah tiket telah selesai dikerjakan dan dimerge kedalam branch develop, lalu setelah itu melakukan build apk secara manual. Jika digambarkan secara visual akan seperti ini:


Photo by Émile Perron on Unsplash

Assalaamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakaatuh guys.

This is my first episode about golang programming language. In this article i’ll show you how to setup golang in your environment and how to use it.

Installation

Download golang here:

After you download it, double click and wait until the process is complete. Or you can install golang in another way.

Step 1:

Open terminal and write this command:

$ curl -o golang.pkg https://dl.google.com/go/go1.13.3.darwin-amd64.pkg

Step 2:

After package downloaded, execute it with this command:

$ sudo open golang.pkg

Step 3:

Setup Go Workspace open file .bash_profile. If you don’t know to edit it. You can follow this article:

You need to register…


Bagaimana menggunakan Navigasi dan Bundle pada Navigation

Photo by Thanh Soledas on Unsplash

Assalaamu’alaykum bro.

Setelah sebelumnya kita membahas dasar-dasar dari library Navigation, kali ini kita akan mencoba membuat sebuah aplikasi sederhana yang terdiri dari halaman daftar pasien dan halaman detail informasi dari pasien menggunakan library ini.

Berikut skema dari aplikasi yang akan dibuat:


Salah satu Library yang termasuk ke dalam Android Jetpack

Photo by Deanna Ritchie on Unsplash

Assalaamu’alaykum guys.

Pada bagian pertama ini saya akan menjelaskan sedikit mengenai library Android yang bisa digunakan untuk mengatur alur perpindahan halaman di dalam aplikasi Android. Library yang dimaksud yaitu Navigation. Library ini pertama kali diperkenalkan pada perhelatan Google IO pada tahun 2018. Navigation termasuk ke dalam bagian Android Jetpack, dimana Android Jetpack sendiri merupakan sekumpulan library, tools, dan guidelines bagi para developer Android untuk membangun aplikasi android dengan mudah dan terarah.

Apa itu Navigation?

Navigation refers to the interactions that allow users to navigate across, into, and back out from the different pieces of content within your app.

Navigation merupakan komponen arsitektur yang…


Photo by Silas Köhler on Unsplash

Assalaamu’alaykum bro and sis. I hope you are always health and strong Aamiin.Today I want to share about how to implementating Google Auth and Facbook Auth in android application. Average application that is currently available in playstore it used google and facebook for authentication login and register. One of its uses is as security in the application. Before google and facebook can be used on android application there is usually only email and password that used as parameters that will sending using REST APIs to server. It’s look like:


Foto oleh Szűcs László di Unsplash

Assalaamu’alaykum, gaes. Semoga pada sehat semua, ya. Aamiin.

Sekarang saya akan membagikan tutorial sederhana tentang pembuatan aplikasi alarm di Android. Tipsnya untuk membuat alarm yang dapat berbunyi hanya sekali atau dapat berulang-ulang sesuai dengan waktu yang ditetapkan secara berkala.

Sebelum masuk ke dapur Android Studio masing-masing, alangkah baiknya kita pelajari dahulu sedikit tentang apa itu AlarmManager?

AlarmManager adalah sebuah kelas yang menyediakan akses untuk melayani pekerjaan yang berhubungan dengan alarm atau pengingat di aplikasi Android. Dengan menggunakan AlarmManager, kalian bisa menjalankan beragam pekerjaan secara terjadwal baik hanya sekali atau berkelanjutan. Misalnya, notifikasi adzan, notifikasi berbelanja, dan masih banyak lagi. …


Photo by Ricardo Gomez Angel on Unsplash

Assalaamu’alaykum teman-teman. Semoga pada sehat semua ya…

Kali ini Saya akan membagikan pengalaman tentang kenapa akhirnya Saya menggunakan Atomic Design ketika membangun sebuah aplikasi android. Ini bermula ketika Saya mendapatkan task projek di kantor. Saya mendapati design aplikasi yang ‘Lumayan’ menantang ketika dieksekusi. Rata-rata dari design tersebut banyak menggunakan Widget berlatar bayangan a.k.a CardView atau MaterialCardView serta berbagai View atau Widget yang mengharuskan dibungkus lagi dengan menggunakan ViewGroup seperti LinearLayout, RelativeLayout, FrameLayout, dan lainnya. Alhamdulillah, Saya bisa menyelesaikan task dari UI tersebut dengan baik. …


Photo by Ankush Minda on Unsplash

Assalaamu’alaykum, Bro.…

Now, I will share about how developers can send APKs to anyone who needs it (semi) directly. In general, the process of sending an APK is carried out by the following steps:


Assalaamu’alaykum semua.

Setelah beberapa bulan absen ga nulis di medium (karena sibuk ngurus kerjaan) akhirnya bisa nyentuh lagi. Secerca tulisan ini akan membahas tentang Clean Code yang saya bagi kedalam beberapa stage. Stage awal (Part ini) akan sedikit membahas apa itu clean code dan part selanjutnya akan kita coba implementasi pada pembangunan aplikasi android.

Kenapa kita harus clean code?

Pertanyaan tersebut bisa diilustrasikan seperti gambar dibawah ini:

Kalau kita lihat ilustrasi diatas code yang baik atau jelek itu tergantung dari banyaknya si developer mengucapkan kata sakti “WTF” per menit. Artinya semakin sedikit berucap demikian maka kualitas code akan semakin baik. Cukuplah intronya biar ga kelamaan.


Assalaamu’alaikum pemirsah, kali ini saya bakal ngasih tutorial singkat tentang sintak kode yang ada di kotlin. Gimana bentuknya terus apa bedanya embe sama kuda :D maksudnya Java Style dan Kotlin Style langsung aja kita ke TKP.

  • Listener Java VS Kotlin

Berikut contoh implementasi listener pada widget button dengan gaya Java:

Button mBtn = (Button) findViewById(R.id.mybtn);
mBtn.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
@Override
public void onClick(View view) {
Toast.makeText(getApplicationContext(), "Palestine will always strong", Toast.LENGTH_SHORT).show();
}
});

dengan gaya java, kita terlebih dahulu harus mendefinisikan widget button dengan id yang dimiliki pada file xml dengan function findViewById. Sehingga total baris yang ada sebanyak 7 baris.

Irfan I. Sukirman, S.Kom.

Sr. Mobile Developer at harukaedu.com | Passionate about mobile native development using kotlin and swift.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store