Irwanesia
Irwanesia
Sep 6, 2018 · 1 min read

Gerimis hanya sebentar

Malam yang telah usai
Tercoret seberkas sinar
Kicau mesra burung-burung
Tanda matahari terbit dari timur

Aroma semerbak wangi
Bukan bunga mawar ditaman
Tapi aroma secangkir kopi
Baru saja dipinang

Gerimis hanya sebentar
Turun sejenak lalu hilang
Tertiup hembusan angin
Dan kilau cahaya matahari

Kemana dia pergi?
Tiba sejenak tanpa pamit
Perihal dengan angin serta matahari
Karena itu kau bergegas pergi!

Secepat api melahap kayu
Seperti malam ditenggelamkan pagi
Sejernih embun diujung daun
Seputih kapas tanpa setitik debu

Sikapmu seolah labirin
Hingga pikiranku terjebak meronta-ronta
Mencari celah jalan keluar
Hanya ada jalur buntu

Labirin dalam pikirku
Meliuk liuk seperti kereta kencana
Berputar terus melingkar
Tanpa titik temu dan jalan keluar

Dariku sifat manusia selalu berubah
Tapi titik baiknya selalu ada
Ada saat nya tak bercampur marah
Karena marah bukan lagi manusia

    Irwanesia

    Written by

    Irwanesia

    "jika bukan berpuisi lalu dengan apa aku mengapresiasi rindu agar kau tahu?"