MotoGP Ingin Terus Dekat dengan Indonesia

Pada 17 Januari pagi lalu, Joko Widodo bersepeda bersama sosok hebat. Dari kediamannya di rumah dinas gubernur DKI Jakarta, pria yang akrab disapa Jokowi itu nggowes bareng Jorge Lorenzo menuju balai kota. Hujan yang pagi itu mengguyur ibu kota tidak menyurutkan ’’Duo J’’ untuk mengayuh sepeda MTB.

Lorenzo, juara dunia MotoGP dua kali, datang ke Jakarta untuk memperkenalkan livery baru Yamaha M1 yang akan digunakan dalam musim balap 2014. Jokowi saat itu menjadi sosok yang sangat populer, dengan kesuksesannya menjadi gubernur DKI Jakarta. Jika Yamaha ingin mendekatkan diri dengan orang Indonesia, acara nggowes bareng ’’Duo J’’ tersebut adalah cara yang tepat.

Pekan depan, kalau saja Jokowi mau, dia bisa saja nggowes bareng lagi bersama juara dunia dua kali MotoGP Marc Marquez.

Marquez baru saja mengamankan gelar juara dunia dalam lomba di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (12/10). Untuk merayakannya, pembalap Spanyol itu akan menggelar meet and greet di Sirkuit Sentul, Bogor, Selasa depan (21/10).

Namun, tampaknya, Jokowi tidak akan punya waktu untuk nggowes bareng Marquez. Sebab, sehari sebelumnya (20/10), dia dilantik menjadi presiden Republik Indonesia. Bersamaan dengan jadwal Marquez ke Sentul, Jokowi akan sibuk dengan urusan mengumumkan kabinet.

Namun, Jokowi ’’tidak perlu risau’’. Kesempatan untuk bersepeda bareng jagoan MotoGP akan datang lagi beberapa bulan ke depan. Indonesia, dengan pangsa pasar yang sangat besar, pasti ingin didekati pabrikan motor dunia.

Sebagai catatan, setiap tahunnya lebih dari 5 juta motor terjual di Indonesia. Itu merupakan salah satu angka penjualan motor tertinggi di dunia. Dengan kondisi seperti itu, dua pabrikan motor terbesar dunia, Honda dan Yamaha, memberikan keistimewaan kepada ATPM mereka di Indonesia. Di baju balap yang dikenakan rider mereka di MotoGP, terpasang tagline masing-masing ATPM di Indonesia. One Heart untuk Honda dan Semakin di Depan untuk Yamaha.

Ke depan, MotoGP semakin diandalkan dalam pertarungan di Indonesia. Sebab, penjualan motor sport terus meningkat dari tahun ke tahun. Tahun ini, pangsa pasar motor sport sudah mencapai 12 persen dari sebelumnya hanya 7 persen pada 2013.

Pertarungan pun akan semakin ramai dengan masuknya Suzuki dalam ajang MotoGP pada 2015. Pastinya, jagoan dari tim biru juga akan datang ke tanah air seperti halnya dari Honda dan Yamaha. (*)

____

*) Tulisan di atas diambil dari rubrik “Jati Diri” yang terbit setiap hari di Jawa Pos. Anda juga bisa membaca opini-opini para praktisi, pengamat, dan penulis lain di http://www.jawapos.com/baca/opini