Aikido Journals #1 “Reasons”

One badass photo. also, my favourite.

Aku, memulai aikido sejak SMP. atau SD. aku lupa, mungkin transisinya. kelas 6 atau lima gitu.

Ayah ku, memberi tahu ku soal aikido. Semacam beladiri yang tidak sekeras karate atau taekwondo, bagus untuk ku, dan kakak ku, kata beliau. aku pun ikut saja, penasaran lagian.

Hotel Sahid.

ya, latihan nya di tempat gym hotel. aku menyukainya, sejak pertemuan pertama. Kakak ku? aku tak begitu yakin soal dia.

entah aku memang menyukainya karna murni menyukainya, atau aku senang membuat temanku penasaran.

mereka penasaran sekali. kemudian aku selalu memberitahu waza — aku baru tau kata ini waktu kuliah — yang aku tahu, meskipun kebanyakan gagal. tapi aku menyukainya.

aku ujian kenaikan tingkat. 2 kali, seingat ku. entah yang pertama atau ke dua, di gedung pertamina. Sensei nya aku lupa namanya siapa, assisten nya wawan. dan temanku, namanya mago.

Ujian kyu 8 ke tujuh, tujuh ke 6. seingat ku. aku punya dua sertifikat di rumah, jadi mungkin ingatan ku benar.

tapi kemudian ayahku memberhentikanku dari aikido