Memed Jaki Ruhimat
Sep 4, 2018 · 1 min read

4 September 2018,
Ini adalah hari ke empat saya menganggur setelah di PHK oleh Hotel Ombak Paradise Gili Air.

Menyambung cerita sebelumnya, setelah gempa besar yang meluluh lantakkan dan melumpuhkan daerah Lombok Utara pada tanggal 5 Agustus 2018.

Setelah melewati malam panjang, sepi dan dingin. Di mana pada malam itu semua orang tidur di pantai, beralaskan pasir dan beratap langit, karena gempa susulan masih terus mengguncang Lombok Utara hingga jam 3 pagi. Syukurnya peringatan tsunami secara resmi sudah dicabut oleh BMKG.

Pagi pun datang, dan proses evakuasi dimulai. Ribuan tamu wisatawan, berikut penduduk dan pekerja mulai dievakuasi dari kepulauan 3 Gili.

Pagi itu, kami melihat keadaan hotel kami yang sudah hancur lebur. Dinding penuh retakan di mana-mana, Lobby kami berserakan barang pecah belah dan debu-debu reruntuhan bangunan. Sisa-sisa plafon bangunan yang pecah bertebaran di lantai.

Kondisi kamar tamu di Lantai 2 ternyata sudah hancur, langit-langitnya sudah jebol dan genteng berjatuhan menimpa kamar.

Untungnya tidak ada korban jiwa di hotel kami dalam peristiwa gempa ini. Semua tamu berhasil dievakuasi dengan selamat.

Hari itu, kepulauan Gili dalam sekejap menjadi seperti kota mati. Tidak ada yang mau berdiam diri di sana dalam keadaan seperti ini. Semua orang ingin pulang menemui keluarga masing-masing.

(Bersambung)

Memed Jaki Ruhimat

Written by

Seorang netizen, penulis, digital content creator, blog photographer. Owner of Griyalanang.