Ternyata, Pelopor Teknologi Augmented Reality Berasal dari Indonesia

Jeremia Putra A
Jul 28, 2017 · 1 min read
Foto: static.wixstatic.com

Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan benda virtual dua dimensi ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata. AR sejauh ini masih dikembangkan meskipun sudah banyak aplikasi atau game yang berbasis AR seperti Pokemon GO, Ingress, dan masih banyak lagi.

Di Indonesia, ternyata ada sebuah perusahaan yang bergelut di bidan AR ini, nama perusahaanya adalah AR group.

“Masyarakat tahu adanya teknologi AR itu dari game Pokemon Go beberapa waktu yang lalu. Padahal, teknologi AR sudah ada sejak jauh-jauh hari dan itu ada di Indonesia, dan Pokemon Go itu teknologi AR-nya masih setengah,” ujar Chairman and Chief Executive Officer (CEO) AR Group, Daniel Surya

Daniel juga mengatakan, AR Group merupakan induk perusahaan yang dibentuk dengan membawahi tiga unit perusahaan, yaitu AR&Co, DAV, dan MindStores. Semuanya mengambil peran yang berbeda, namun ketiganya mengandalkan keahlian AR sebagai perjalanan bisnisnya.

AR Group merupakan bagian dari WIR Group yang telah memimpin perkembangan AR hingga ke mancanegara. AR Group telah menangani lebih dari 500 proyek yang tersebar di lebih dari 20 negara di Eropa dan Asia Tenggara.

Meningkatnya permintaan pengembangan AR, AR Group pun membuka kantor perwakilan yang tersebar di Amerika Serikat (Silicon Valley dan New York), Malta, Spanyol (Barcelona), dan Singapura.

Source: viva.co.id

    Jeremia Putra A

    Written by

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade