Pemindahan Ibukota Negara Jangan Hanya Mindah Masalah

Menarik ide dan rencana pemindahan ibukota negara yng memisahkan ibukota pemerintahan dgn pusat bisnis. Selama ini kita hanya bisa berangan angan dengan ide dan gagasan dgn semakin besarnya beban Jakarta.

Jakarta menjadi pusat magnet semua urusan. Semua permasalahan negara bercampur aduk saling mempengaruhi. Satu bermasalah aspek lainnya terpengaruh sampai ketingkatan permasalahan lokal didaerah. Begitu sentralnya posisi Jakarta, membuat cemburu wilayah lainnya yng seakan membandingkannya antara anak sulung dan bungsu bahkan anak tiri.

Populasi penduduk terkonsentrasi hanya di jawa yng diidentikkan dgn centralnya di Jakarta (meskipun org Jakarta gak mau dikatakan org jawa)

Sudah mendesak untuk memisahkankan antar kepentingan diatas, biarlah Jakarta menjadi kota metropolitan seutuhnya dlm layanan utama perdagangan dan jasa. Lihatlah kota2 besar dunia sekelas New York, Sidney, Shanghai. Mereka sekelas dgn Jakarta!!! Itu diamini oleh ketua IAP Nasional…

Memindah sebuah ibukota pemerintahan tidak mudah spt yng kita perkirakan, banyak aspek yng harus diperhitungkan mulai dari aspek perhitungan teknokratik dan tata ruang untuk mengembangkan kota baru nantinya pada fungsi pusat pemerintahan pusat pelayanan, standar infrastruktur dan suprastruktur pendukung dan aspek ruang layak huni terintegrasi dengan baik. Kesemuanya harus dilakukan dengan mengikuti standar, pedoman dan aturan tata ruang yang sudah ada.

Dari sisi teknokratik saja tidak cukup karena hal tersebut akan sangat berhubungan dgn bagaimana managemen aset dan keberlanjutan pengelolaannya dgn mengintegrasikan semua aspek yang terinteraksi.

Pemindahan ibukota tdk hanya memikirkan kegiatan pemerintahan selevel ibukota negara saja, pemindahan tsb juga harus mempertimbangkan bagaimana nantinya para pegawai layanan kementrian dan keluarga dan anak2nya leluasa dan tercukupi kebutuhannya. Sarana dan prasarana penunjang harus juga sudah disiapkan

Pemindahan ibukota juga jangan melupakan legal perubaan pola ruang diatasnya, sehingga alih fungsi lahannya secara formal dan baik berkesesuaian dgn piranti aturan perundang undangan yng ada sehingga tidak perlu banyak menjustifikasi melalui amandemen peraturan perundang undangan yng berpotensi masalah dikemudian hari.

Kesiapan calon lokasi harus sudah sangat siap, hal satu ini sangat penting karena dipastikan masing provinsi pemilik calon wilayah sudah mulai banyak penjustifikasian dgn alasan-alasan yng kadang tdk berkesuaian dgn kaidah teknis yng sebenar benarnya.

Siapa mengira, Putra Jaya yng banyak org mengira bahwa Malaysia berhasil memisahkan ibukota pemerintahan dan pusat perdagangan dan jasanya ternyata tidak sepenuhnya berhasil, mereka meninggalkan masalah meskipun lokasinya tdk jauh dari ibukota lama di Kualalumpur.

Singkronisasi dlm perencanaan khususnya aspek “location analytics" harus bisa menjawab dgn sungguh sungguh “the science of where” yng tidak lagi mengada ada karena keterdesakan waktu apalagi dgn mengambil langkah “diskresi akut"

Hal terakhir yng harus diperhatikan dlm rencana diatas adalah faktor keberlanjutannya dgn diiringi sistem.pengendalian yng terpadu antar kawasan, antar blok antar kepentingan.

Disisi penanggungjawab kegiatan mewujudkan hal ini, ada yng menggelitik pikiran saya “kenapa upaya ini tdk dikomandani oleh kementrian yang punya kepemimpinan dan perencanaan mumpuni sesuai tupoksinya yaitu kementrian ATR"

Kementrian ATR dapat bekerjasama dengan Bappenas, BPIW, LH, bag Aset dst apalagi mengajak asosiasi planner satu satunya di Indonesia, IAP dan asosiasi konsultan, Inkindo untuk berkolaborasi bersama!!!

Jangan lagi nantinya hanya memindah masalah jika hal tersebut diatas tdk dilakukan dengan sungguh-sungguh dan menurut saya lebih baik jangan tergesa gesa memutuskan, jangan sembrono merencanakan dan jangan main by pass aturan serta jangan lagi memakai cara tradisional untuk hal yng besar.

Semoga semua terwujud dgn baik.

Salam semangat!!!

Like what you read? Give Juniar Ilham a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.