Sudah Saatnya Ahok Tertawa Lepas dan Anies Meringis

Anies Harus Menuntaskan Janjinya Selama Pilkada Kemarin

Berita Politik Paling Hangat — Ahok saat ini sedang menjalani hukumannya di Mako Brimob, Kelapa Dua Depok. Menurut informasinya, Ahok akan dipindahkan ke lapas lainnya dan dirinya pun tidak menolak untuk hal tersebut. Bagi seorang Ahok, dirinya rela saja menerima semua hukuman yang ditimpakan kepadanya walaupun sebenarnya vonis yang diberikan kepada dirinya sebenarnya masih diluar logika.

Ahok memang sosok aneh, hanya dia yang bisa tertawa bebas karena berada di dalam penjara. Jika orang lain harus merasa stress karena mengalami hukuman penjara selama 2 tahun, dengan ruangan seukuran 2 x 3 meter dengan pemandangan tembok, melewati hari — hari yang pastinya sangat membosankan, tapi beda untuk Ahok. Dirinya justru sangat menikmati suasana di dalam penjara. Aneh kan ? Menang aneh. Tapi inilah Ahok.

Mengapa Ahok bisa menikmati suasana di dalam penjaranya tersebut ? Dirinya mengungkapkan bahwa saat ini dia bisa memiliki waktu untuk dirinya sendiri. Saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Ahok justru harus bangun pagi — pagi sekitar pukul 04.30 WIB, kemudian olahraga selama 30 menit, dan harus berangkat ke Balai Kota pada pukul 06.30 WIB. Hal ini dilakukannya hanya untuk memenuhi kebutuhan rakyat DKI Jakarta yang sudah datang ke balai kota. “Bukannya saya tidak sanggup untuk olahraga lebih dari 30 menit, hanya saja saya tidak punya waktu untuk olahraga lebih lama. Masyarakat sudah berkumpul di Balai Kota pagi — pagi hari untuk mengungkapkan masalah mereka. Kan kasihan jika mereka harus menunggu lama,” ujar dirinya. Namun sekarang ini, Ahok justru memiliki waktu yang sangat banyak untuk olahraga dan bisa bangun pukul 10.00 WIB.

Ahok memang selalu memandang segala sesuatunya dari segi positif. Bahkan kasus penistaan agama yang menyebabkan dia harus dipenjara, dia terima dengan lapang dada. Dirinya mengatakan jika terus dipikirkan selama 2 tahun, dirinya akan sangat stress. Oleh karena itu dirinya pun menikmati hal tersebut. Justru dengan berada di penjara, dirinya bisa melakukan apa yang disukainya seperti misalnya olahraga sepuas — puasnya, membaca bukunya, dan tidak perlu memikirkan segala tugas yang sampai dibawa pulang ke rumah untuk dikerjakan ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Di dalam penjara, Ahok juga sudah tidak perlu lagi memikirkan bagaimana caranya mengatasi banjir, bagaimana agar mengatasi macet, tidak perlu lagi debat dengan anggota — anggota legistatif lainnya, dan masih banyak lagi. Dirinya justru kini bisa menikmati hidupnya dengan sangat santai. Segala yang berhubungan dengan Jakarta sudah ditinggalkannya, tidak ada wajah tegang, tidak ada wajah marah, dan sekarang hanya sisa wajah Ahok yang sangat santai dan juga bisa tertawa lepas. Sudah tidak ada wajah stress yang dikeluarkan oleh Ahok.

Mungkin diluar sana yang merupakan lawan politik Ahok berpikir bahwa apabila Ahok dipenjara, maka dirinya akan stress kemudian depresi dan menyumpahkan keadilan di Indonesia. Namun mimpi tersebut sirna karena Ahok justru sangat terlihat santai dan lebih segar.

Jika Ahok sekarang menggunakan segala waktu luang yang dimilikinya dengan melakukan hal yang ia sukai, berbeda dengan Aniew Baswedan yang tak lama lagi akan dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Berita Politik — Anies yang terlihat selalu melemparkan senyumnya dalam setiap kesempatan dan memberikan kata — kata motivasi bak Mario Teguh kepada orang banyak, akan dihadapkan dengan posisi dimana janjinya harus dipenuhi. DP 0 persen yang ternyata sangat mustahil dimanfaatkan oleh kalangan tak mampu, progam OK OC yang sekarang ini sedang diprotes oleh masyarakat, dan tentang bagaimana masalah — masalah yang ada di DKI Jakarta saat ini. Bebap yang sangat berat tentu saja akan dipikulnya. Sudah terbayangkan bagaimana wajahnya akan berkerut dan tidak akan ada lagi senyuman manis dalam kesehariannya. Apalagi dana APBD Negara yang tersedia tidak akan mencukupi untuk membayar semua tagihannya untuk menepati janjinya.

Hari — hari Anies sudah jelas akan diisi dengan kesibukannya dan dipaksa untuk jauh dari keluarga, berangkat rumah ketika subuh, dan pulang ke rumah ketika matahari tenggelam. Anies hanya bisa melihat wajah anak — anaknya yang tertidur pulas. Taka da lagi senda gurau yang bisa dilontarkan untuk anak — anaknya dan juga keluarganya. Itu juga jika dirinya memang bertanggung jawab sebagai seorang Gubernur DKI Jakarta.

Untuk Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, selamat menikmati hari — hari penuh sengsara selama 5 tahun ke depan. Ingatlah banyak sekali masyarakat yang mengharapkan kinerja terbaik mu dan juga janji — janji mu selama pemilu kemarin. Jika bisa, jadilah sosok yang diidolakan bahkan melebihi seorang Ahok. Jika sedikit saja membuat kesalahan yang terlihat memihak kepada anggota — anggota yang sudah membantumu dalam proses menjadi seorang Gubernur DKI Jakarta, maka siaplah untuk dihujat dan dicaci maki oleh masyarakat DKI Jakarta.


Originally published at www.kabartrending.com.