Ketidakpastian Harga Minyak akibat Badai Harvey

Badai Harvey yang belum lama ini menyerang Amerika (25 agt 2017), menyebabkan ketidakpastian harga dan pasokan minyak Amerika. Daerah yang terkena dampak terburuknya ialah daerah Gulf Coast ( Texas, Louisiana, Mississippi, Florida, dan Alabama). Per tanggal 28 agt 2017, harga minyak mencapai $2.40 per gallon (gal), terendah ke-2 semenjak 2004 tetapi harga ini tidak sepenuhnya mencerminkan efek buruk badai Harvey. Pada tanggal 28 agt 2017, harga reguler minyak mentah di daerah West Coast ialah $2.90/gal , sedangkan di Gulf Coast hanya $2.16/gal.

Daerah West Coast memang memiliki harga minyak diatas rata-rata Amerika, karena daerahnya terpencil dari sumber suplai minyak. Pada daerah Gulf Coast, memang harga minyak selalu dibawah rata-rata karena minyak yang diproduksi di daerah tersebut lebih banyak daripada yang di konsumsi, serta pajak minyak dan gas disana lebih murah. Tetapi semenjak terkena Badai Harvey, produksi crude oil disana terganggu, banyak kilang minyak yang menurunkan produksi hingga memberhentikan produksinya dan ini berdampak hingga daerah East Coast. Jalur pipa “Colonial” yang menghubungkan Gulf Coast dengan East Coast mulai bekerja secara tersendat-sendat, akibat kurangnya terminal kilang yang memberi suplai secara langsung. Banyak tantangan dalam mengembalikan produksi suatu kilang, kurangnya listrik, daerah kilang yang susah diraih oleh pekerja, dan kapasitas untuk mengambil dan mendistribusikan hasil minyak.
Rendahnya harga minyak merupakan akibat dari rendahnya harga Crude Oil, karena harga minyak di Amerika mengikuti harga Brent Crude Oil. Pada 29 Agt 2017, Brent Crude Oil berharga $51 per barrel, sekitar $3 per barrel lebih mahal di saat yang sama tahun lalu. Ketika permintaan minyak meningkat, tingkat produksi yang meningkat dan jumlah suplai minyak diatas rata-rata menekan harga minyak secara progressif lebih rendah. Pihak U.S. Federal Highway Administration mengindikasikan peningkatan penggunaan kendaraan hingga 1,7% sekarang ini dibanding tahun lalu di saat yang sama. Harapannya, flow produksi dan distribusi minyak Amerika dapat cepat pulih dan kembali normal.
Tanggapan saya dalam isu ini, memang Amerika akan sedikit goyah dalam pemulihan harga minyak, apalagi banyaknya kilang minyak yang terkena dampak dari Badai Harvey ini. Ini semua tergantung dari sikap Amerika dalam menggunakan sisa suplai mereka dan mengefisiensikan sebaik-baiknya dalam hal pendistribusian dan penggunaan minyak mereka, hingga semua fasilitas kilang mereka pulih dan kembali bekerja normal.

sumber : https://www.eia.gov/todayinenergy/detail.php?id=32752

12216038 ANDREW VINSEN SOELAIMAN

Show your support

Clapping shows how much you appreciated KAP KELOMPOK 7’s story.