Ijinkan aku,

Ijinkan aku, merekam sekali lagi

jejak-jejak langkah kita

kenangan pertama kali kita bertemu

engkau mengenalkanku padaNya

dan dalam hatiku berkata, Tuhan inilah lelaki yang akan aku cintai

Tolong buat semuanya baik-baik saja

Ijinkan aku, mengulang sekali lagi

kenangan-kenangan kita

tertawa bahagia, atau bertengkar tentang hal kecil

sambil menertawakan kebodohan satu sama lain

kemudian tidak bisa berhenti tertawa.

hanya karna kita benar-benar sedang berbahagia.

Ijinkan aku, sekali lagi

Mengingat-ingat begitu banyak cinta yang telah kau berikan

begitu banyak pengorbanan yang kau berikan

sakit yang kau lalui

hanya untuk bertemu dan mencintaiku

untuk kemudian kau tiba-tiba memutuskan untuk berhenti

dan menyerah

Ijinkan aku, sekali lagi

mendorong diriku sendiri untuk berbesar hati

mencoba kita sekali lagi

menutup telinga dari masa depan yang tidak kau janjikan lagi

berlapang dada untuk menerima kenyataan

bahwa suatu saat kau akan pergi dan tak akan kembali lagi

bahwa suatu saat mungkin kau akan hilang

dan pergi.

tanpa menghapus memori memori.

21.02.2017

Like what you read? Give mortalfuhrer a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.