Pengertian Kepemimpinan Dalam Perusahaan

Pemimpin adalah seseorang yang mampu melakukan sesuatu dengan benar dan bisa memimpin serta membantu orang lain untuk melakukan suatu pekerjaan. Seorang pemimpin akan memberikan arahan, membangun visi yang menginspirasi dan menciptakan sesuatu yang baru.

Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan pada dasarnya melibatkan proses mempengaruhi sikap, keyakinan, perilaku dan perasaan orang lain.

Kepemimpinan Dalam Lingkungan Kantor

Di dalam sebuah perusahaan atau lingkungan kantor, seorang pemimpin selalu dihubungkan dengan jabatan atasan. Namun sebenarnya, seseorang yang menjabat sebagai atasan belum tentu dapat mempengaruhi orang lain layaknya seorang pemimpin.

Justru banyak pemimpin di dalam organisasi yang tidak memiliki posisi formal. Mereka sering dikenal dengan sebutan pemimpin informal.

Pemimpin formal ditetapkan oleh organisasi sedangkan pemimpin informal terbentuk karena seseorang memandang bahwa si pemimpin informal memiliki kemampuan yang lebih baik daripada atasannya, atau dirasakan bisa membantu di dalam pekerjaan.

Seberapa besar seseorang dapat mempengaruhi orang lain ditentukan oleh beberapa faktor personal maupun faktor organisasional.

Kekuatan Pemimpin

Seorang pemimpin memiliki kekuatan untuk mempengaruhi orang lain dalam melakukan sesuatu. Setidaknya ada lima sumber kekuatan (power) yang terkait baik dengan karakteristik individual maupun kondisi perusahaan dan relasi antara pemimpin berkualitas dengan orang lain :

Expert Power, didasari oleh pengetahuan dan keahlian yang dimiliki atasan.

Referent Power, didasari rasa suka bawahan terhadap atasannya sehingga bawahan mengidentifikasi diri atau mencontoh setiap tindakan dari atasannya.

Legitimate Power, kekuatan yang dimiliki karena posisi di dalam organisasi perusahaan.

Reward Power, didasari oleh kemampuan atasan untuk memberi imbalan kepada bawahannya, misalnya bonus, tugas yang menarik, promosi atau kenaikan upah.

Coercive Power, didasari oleh kemampuan atasan untuk menghukum bawahannya dengan tindakan disipliner, denda, memecat, mengeluarkan ataupun pemotongan gaji

-Elvira Carmelita Gumay