Kepada Senja
Tentang bahagia.
Kamu dan senja adalah dua hal yang selalu kurindukan dalam senyap.
Bodoh?
Iya, mungkin itulah kata yang paling pas untukku. Sejak awal memutuskan untuk menjatuhkan hatiku kepadamu, aku tahu dengan pasti hatiku akan terluka.
Aku memilih mengabaikan hatiku.
Menyesal?
Bukankah lebih penting untuk tidak melewatkan hal-hal yang diajarkan kehidupan?
Aku belajar untuk mencintai tanpa menuntut.
Aku belajar untuk mencintai dengan ikhlas.
Aku belajar mencintaimu.
Terima kasih.
Aku menangis…
Aku terluka…
Aku tersenyum…
Aku bahagia…
Lebih dari cukup…
Seindah senja yang selalu kunantikan dalam syukur,
Kamu selalu menjadi senja paling bahagia untukku.