Long Weekend(s)

Hai Schatz,

seperti yang kamu tau, hari ini hari terakhirku bekerja di bulan oktober. Yep, nanti jam 02.30 dinihari aku berangkat menuju Kendari untuk melanjutkan penerbangan ke Jogja transit via Makasar.

Akhirnya semua tumpukan pekerjaan yang mengejarku bisa kuselesaikan hari ini, jadi Insya Allah sudah tidak ada beban pekerjaan yang kubawa pulang ke jogja.

Emm, boleh aku jujur schatz? aku masih merindukanmu setiap hari-nya. selalu kubaca celoteh celoteh singkatmu di twitter, membuka blogmu, tersenyum melihat cerita-ceritamu. Ah, aku juga selalu merindukan saat-saat di jakarta. menyisihkan sedikit waktu selepas kerja untuk menghampiri gedung vida, menemuimu, hanya untuk mengobrol di parkiran sambil menikmati ice cream & beberapa batang rokok. Ketika perut lapar, kita juga tak perlu jauh-jauh mencari tempat untuk mengisi perut, ada banyak pilihan. Goedkoop, Bakso Jawir, Sate Relasi, McD, Seafood 38 (eh, bener kan ya 38? wkwkkwk aku agak lupa angkanya… bukan angka cantik sih, coba 69 gitu, kan mudah diingat.)

Kaos bulukmu masih sering menemani tidurku, meski sekarang sudah tak ada lagi harum parfum-mu yang tersisa. Eh iya, aku belum cerita ya, kaosmu akhirnya kucuci. Khawatir juga sih kalo aku sampe kena penyakit kulit gara-gara tiap hari kuduselin tapi gak pernah kucuci…hahaha

Terkadang, aku masih membayangkan kamu tidur siang di kamar kos-ku. memperhatikan mata terpejam-mu, melihatmu tersentak ringan saat terganggu dengan suara kanopi seng jendela kamarku yang terhempas angin. memperhatikan kamu terlelap dengan melihat kaki kecilmu melingkari gulingku. Sungguh rasanya aku ingin melakukan apapun hanya untuk mengulang momen itu. Momen bersamamu.

Maafkan aku juga yang mungkin tak akan pernah bisa rela melepasmu sepenuhnya. Masih begitu besarnya kenginan dalam diriku untuk memilikimu. Masih terlalu besar ego ini schatz….

Aku sudah mencoba berbagai cara, untuk tak peduli, untuk mengacuhkan keinginan keinginanku berbagi cerita denganmu, menyibukkan diriku dengan semua kegiatan di hutan ini. bekerja, main kartu, main bulutangkis, ngebully temen, ngumpetin sendal temen, ngerjain komputer temen pake remote PC software. Memang bisa membuatku tertawa. tapi hanya sejenak. aku masih selalu merindukanmu.

Maaf ya dua minggu kedepan mungkin aku gak sempat menyapamu, tapi kalau boleh kuminta, kamu yang rajin ya update drive, blog, dan twittermu. pasti akan kusempatkan untuk mengintipnya.

Nanti juga akan kusampaikan permintaanmu, akan kugandakan semua kecupan untuk buah hatiku (kebetulan dulu sempat berguru sama kanjeng dimas).

Kamu baik baik ya disana, jaga kesehatan. Kopi beracunmu itu cukup sekali sehari ! alarm air putihnya masih ada kan? jangan cuma jadi alarm doank, tapi juga dipatuhi waktunya. Jangan terlalu sering lembur, kasian nda, pulang ontime, luangin waktu buat nemenin nda juga. Kerjaan mah gak akan ada abisnya. klo kerjaan abis, ntar kamu gak gajian donk? iyaaa aku tau kamu dah kaya, tapi kan kamu tetep perlu duit untuk arisan berlian-mu tiap bulan??

See u later schatz, sampe kapanpun, kamu masih tetap milikku kan? sebagian dirimu? sebagiaaan aja… tetaplah jadi milikku….dunia kecilku.

Muah dikening, Muah di idung, Muah di bibir, #gigitDiPipi.

Bhaaayyy !!!

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.