Sick
Jum’at, 24 juni 2016, selepas istirahat siang, aku merasakan ada yang tidak beres dengan gigiku, sakit hingga pening, disertai kebas disekitar bibir & dagu kiri. Kegiatan di kantor memang tak terlalu banyak saat itu, tapi rasa nyeri-nya sudah cukup untuk membuatku gelisah. berkali-kali coba kupencet bibir dan dagu-ku, kenapa terasa kebas? aneh. Baru kali ini aku merasakan sakit gigi disertai kebas seperti ini.
Sore hari sepulang kerja, aku langsung melangkah turun dengan mata yang sedikit memicing menahan nyeri, benar dugaanku, sampai di mess, tubuhku terasa panas dingin, menggigil. langsung kutenggak satu tablet ‘cataflam’ untuk meredakan nyeri, membalut tubuhku dengan selimut, dan mencoba untuk tertidur. Teman sekamar-ku sempat menanyakan gelagat-ku yang ‘gak biasanya’, setelah menggunakan penjelasan singkat mengenai sakitku, mereka akhirnya membiarkanku beristirahat dengan tenang.
Malam harinya, bangun tidur, kurasakan lidahku agak terdorong keatas, ternyata benar, gusi bagian dalam, dibawah lidah, bengkak. dan rasa nyeri luar biasa langsung terasa saat aku mencoba untuk mengatupkan gigi geraham, mencoba untuk memperkirakan apakah bisa mengunyah makanan dalam kondisi seperti ini. Ternyata tak bisa. sudah terbayang esok hari liburku akan kulalui dengan tidur sepanjang hari.
Sabtu, 25 Juni 2016, Aku terbangun mendengar alarm ‘sahur’, kucoba untuk menekan gusiku yang bengkak dengan lidah, masih terasa sakit. tapi kurasakan perutku perih karena belum terisi apapun. ‘no way, aku harus memaksakan sesuatu masuk kedalam mulutku’ , setidaknya sedikit saja, agar ada sesuatu yang bisa diproses oleh lambungku bersama obat yang akan kuminum.
Aku berjalan ke kantin depan kamarku, tampak beberapa orang sudah menikmati hidangan sahur mereka, seperti biasa, aku mengambil piring, lalu melihat lauk sahur pagi itu, thanks God, ada makanan ‘lunak’, ikan laut dimasak kuah kuning. kuambil 1 potong ikan dan sayuran, tanpa nasi.
kucoba untuk membuka mulut agak lebar, ternyata sakit, alhasil akupun makan seperti celengan (tau celengan kan?) mulut kebuka sedikit, trus ikannya didorong masuk pake jari tangan (hahaha), bener-bener perjuangan, melahap sepotong ikan aja hampir setengah jam lamanya, setiap kunyahan terasa ngilu + nyeri sampe kepala.
ahh, mau lanjut cerita di hari sabtu paginya, tapi ya cuman gitu-gitu aja, ntar baca cerita koq isinya mengeluh semua. hehehe
Tapi mungkin bener ya kata orang, sakit gigi katanya lebih sakit daripada sakit hati. Wiken kemarin bener-bener cuma mikirin gimana caranya cepet sembuh….hihihi