THURSDAY, 2 JUNE 2022

Enam bulan sudah, setelah melewati hari yang harusnya menuangkan kesan haru, tapi malah sebaliknya. Tapi ini bukan tentang hari itu. Jelas susah dan sudah menjadi pertanyaan retoris. Begitu banyak tokoh yang datang dan bahkan (mungkin akan) pergi, sebagaimana sirkulasi kehidupan berjalan. Beberapa orang datang hanya sekelebat waktu. Sisanya menetap karena ada mau.

Enam bulan. Cukup lama kah? Saya rasa iya. Lama karena saya memang lambat. Tapi saya menikmati itu. Waktu membawa saya ke ruang-ruang di mana saya bertemu orang-orang. Begitupun orang-orang membuat saya merasakan “sesuatu”. Saya pikir rasa itu sudah mati dan tidak bisa diperbarui lagi. Ya, nyatanya manusia tidak selalu benar. Cukup sulit, juga membutuhkan waktu lama untuk bisa merasakan “sesuatu” itu kembali dan menanamnya pada orang lain.

Tapi tanpa sadar saya sudah melakukan itu.

Saya sudah selesai.

--

--

MONDAY, 15TH NOVEMBER 2021

Dengan begitu saya putuskan untuk memindahtangankan speaker kesayangan saya, JiBriL, kepada orang yang signifikan. Tugasnya ialah menyampaikan wahyu dari musik yang didengar dan menghantarkan persona sehingga muncul istilah,

“YOU ARE WHAT YOU LISTEN.”

Saya harap dapat dijaga dengan baik, karena speaker tersebut sudah sangat ringkih seperti pemilik sebelumnya.

Bersamaan dengan gelang -cukup skena- pemberian salah satu teman saya dan dua origami burung bangau, yang menurut budaya Jepang menyimbolkan SEMANGAT dan KEBERUNTUNGAN.

Semoga tidak ada lagi kesialan-kesialan lain yang menimpa. Setidaknya percaya bahwa ke depannya akan jauh lebih beruntung.

Saya dedikasikan burung bangau berwarna kuning dan merah.

Tidak ada filosofi yang serius dari warna tersebut. Hanya warna-warna yang kebetulan terlintas menangkap pandangan saya.

--

--

tulang bajing

tulang bajing

tulisan-tulisan serampangan di hari-hari janggal.