Milikmu yang Jarang Kau Perhatikan — 1

Jutaan kilometer lini masa tertempuh. Kedewasaan dan ke-”bocah”-an menguasai waktu demi waktu, silih berganti.

Ketika diri kanak-kanak adalah tentang ego dan dewasa adalah tentang realitas, maka aktualisasi diri adalah tentang keduanya.

Dengan perlahan, aku membingkai satu persatu apa yang timbul di antara mata dan pikiran. Kupajang mereka satu persatu di ruang sepi di sudut bawah sadar.

Tak ada pola. Setiap kulihat mereka, tak ada rima. Namun yang pasti, ada sesuatu yang baru setiap harinya.

Sesuatu yang cantik. Mungil. Terselip di manapun mereka ingin diam. Kadangkala kita melihat mereka, seringnya menatap mereka bagai makhluk dengan seringai jahat dan menjengkelkan.

Namun tanpa disadari, mereka manis. Sadar ketika telah lama menatap. Ketika kita betul-betul memperhatikan.

Perhatikanlah mereka. Ia ada di setiap diri manusia, karena ia adalah bagian dari manusia itu sendiri.

Ia bukanlah sesuatu yang patut kita benci. Ia adalah sesuatu yang perlu dimengerti.

Yang melengkapkanmu.