Rumah Kandang Hong Kong, Hunian Sempit Harga Sewa Selangit !

Khaniayu Dwi Putri
Sep 5, 2018 · 3 min read

Nama : Khaniayu Dwi Putri

NIM : 15417115

Hong Kong merupakan salah satu negara terkaya di Asia dalam bidang perekonomian yang memiliki lebih dari 1.223 gedung pencakar langit. Namun dengan status tersebut, siapa sangka disana masih terdapat ribuan orang yang memiliki tempat tinggal tidak layak. Ketidaklayakan tersebut disebabkan oleh tingginya harga sewa tanah dan mahalnya harga rumah di Hong Kong, dengan penduduk yang berkembang drastis dan makin tingginya kebutuhan akan tempat tinggal, hunian tidak layak menjadi pilihan akhir mereka yang kurang mampu. Dari permasalahan tersebut, muncullah suatu fenomena di Hong Kong yang disebut “Rumah Kandang”.

Rumah kandang adalah hunian tidak layak dengan bentuk menyerupai kandang, awalnya rumah kandang ini dibangun untuk pria single yang datang dari daratan China pada tahun 1950-an, namun seiringin berjalannya waktu dan makin mahalnya sewa tanah dan rumah di Hong Kong, akhirnya rumah kandang ini diperuntukan untuk masyarakat tidak mampu.

Rumah kandang memiliki luas tidak lebih dari 5 meter persegi atau hanya cukup untuk berbaring dan meletakkan sedikit barang, walaupun luasnya sangat kecil, harga sewa 1 kadang sebesar US$ 170 — US$ 190 atau setara dengan Rp.2.500.000 karena dihitung persatuan persegi. Didalam bangunan tersebut, terdapat beberapa kandang yang terbuat dari besi yang di gunakan untuk tempat istirahat, bahkan dalam satu ruangan terdapat lebih dari 2 kandang dan kebersihan ruangan pun sangat buruk.

Dari luar bangunan tersebut bentuknya benar — benar menyerupai kandang yang ditumpuk — tumpuk. Didalam bangunan tersebut terdapat toilet sekaligus dapur yang digunakan bersamaan dengan penghuni lain karena keterbatasan ruang didalam gedung. Biasanya waktu yang diberikan pemerintah Hong Kong untuk menyewa rumah kandang hanya 5 sampai 7 tahun, tapi juga ada pengajuan permohonan untuk tinggal dalam jangka Panjang dengan memenuhi syarat dan ketentuan yang diberikan.

Tampak luar dari bangunan yang dijadikan rumah kandang (sumber : emgn.com)
Potret rumah kandang dan peralatan yang dipakai bersama (sumber : emgn.com)
Potret rumah kandang dari dalam ruangan (sumber : Bombastis.com)

Faktor utama yang menjadi penyebab fenomena rumah kandang ini adalah bertambahnya jumlah perusahaan China yang di Hong Kong, dan banyak wilayah yang dijadikan area perkantoran sehingga harga sewa tanah, rumah dan perkantoran pun melunjak. Para pemilik tanah di Hong Kong per tahun bisa mengumpulkan rata — rata US$ 264 per kaki persegi untuk sewa kantor utama di pusat kota Hong Kong, bahkan menurut data CBRE harga tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan daerah Barat London sebesar US$1456 dan Midtown di Manhattan NewYork sebesar US$144.

Bertambahnya perusahaan China di Hong Kong tidak bisa diabaikan, menurut perusahaan jasa Real Estate CBRE, sedikitnya ada 1.123 perusahaan China di wilayah tersebut, jumlah perusahaan China saat ini diwilayah tersebut hampir tiga kali lipat dibanding 20 tahun yang lalu. Perusahaan China juga menyumbang 64% dari kapitalisasi pasar modal Hong Kong, jumlahnya naik 16% disbanding 20 tahun yang lalu.

Menurut pendapat saya, pemerintah Hong Kong harusnya juga memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya terutama masyarakat kurang mampu, karena disisi lain pemerintah juga ikut bertanggung jawab atas masyarakatnya terutama kesejahteraan dalam bidang ekonomi dan sosial. Untuk solusi dari permasalahan, menurut saya pemerintah dapat menyediakan rumah susun yang layak ditinggali, masyarakat tetap membayar sewa rumah susun, namun disubsidi (apabila masyarakat benar-benar tidak mampu), dan untuk pembangunan rumah susun tersebut, alangkah baiknya pemerintah memisahkan atau membuat zonasi antara daerah permukiman dan kawasan industri.

Sumber :

Chandra, A. A. (2017, Juli Rabu). Harga Properti Hong Kong Naik tajam Gara — Gara Perusahaan China. Retrieved from detikfinance.com: https://finance.detik.com/properti/d-3548419/harga-properti-hong-kong-naik-tajam-gara-gara-perusahaan-china

Febriani, R. T. (2018, Januari kamis). 10 FAKTA RUMAH KANDANG HONGKONG YANG TIDAK MANUSIAWI, SEMPIT TAPI SEWANYA MAHAL BANGET! Retrieved from Tribuntravel.com: http://travel.tribunnews.com/2018/01/25/10-fakta-rumah-kandang-hongkong-yang-tidak-manusiawi-sempit-tapi-sewanya-mahal-banget?page=2

Zainuddin, H. (2018, Juni Selasa). makassarterkini.id. Retrieved from Saking mahalnya Rumah di Kota Ini, Warganya Tinggal di Tempat Tidak Manusiawi: https://makassar.terkini.id/saking-mahalnya-rumah-di-kota-ini-warganya-tinggal-di-tempat-tidak-manusiawi/

    Khaniayu Dwi Putri

    Written by

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade