TUR KEMARAU 2018 EFEK RUMAH KACA.

Konco's Club
Sep 4, 2018 · 3 min read

Teks oleh: Ivan Rifqi, Dokumentasi oleh: Raka Dewangkara.

Rabu lalu, (29/08) dalam rangkaian #turkemarau2018, Efek Rumah Kaca kembali menggelar konser tunggal di Bandung yang bertajuk “Bandung Konser Lagi”. Konser kali ini diadakan di teater terbuka Dago Tea House yang digelar oleh Submarine (@submarineid) selaku inisiator bekerja sama dengan Authenticity (@authenticitybandung).

Tur Kemarau merupakan konser terakhir Efek Rumah Kaca di Bandung sebelum sang vocalist, Cholil Mahmud kembali ke Amerika. Konser tersebut diharapkan dapat menjadi obat rindu untuk para penggemar Efek Rumah Kaca. Dengan kolaborasi kejutan, menggandeng Oscar Lolang dan Estu Hening, tentunya membuat para penggemar semakin menantikan konser ini.

Antusiasme penggemar ERK sudah dapat terlihat saat gate mulai dibuka sekitar jam 6 sore. Lautan manusia mulai membanjiri kursi tribun yang mengelilingi panggung. Penonton bersorak ketika ERK mulai naik ke atas panggung yang menandakan bahwa konser segera dimulai. Konser kali ini dibagi kedalam 2 sesi, dengan waktu break selama 20 menit.

Pada sesi pertama, ERK membawakan lagu-lagu dari album kedua mereka yang berjudul “Kamar Gelap”. Dengan lagu “Tubuhmu Membiru…Tragis”, sesi pertama berhasil membuat para penonton mendayu-dayu.

Sesi kedua, ERK membawakan tembang-tembang yang didominasi oleh album “Sinestesia” dan “Efek Rumah Kaca”. Pada sesi ini, Oscar Lolang dan Estu Hening pun turut serta membawa crowd penonton semakin meriah. Estu dengan biolanya berkolaborasi dengan ERK membawakan lagu “Balerina” dan “Desember”. Begitu juga dengan Oscar Lolang dengan gitarnya yang ikut menyanyikan “Cinta Melulu” dan “Melankolia”. Penonton pun turut membanjiri halaman panggung dengan dibawakannya lagu “Di Udara” yang berhasil membakar semangat penonton untuk ikut bersorak dan mengangkat tangan mereka. Konser kali ini, ERK menutup penampilan mereka dengan lagu pamungkasnya, “Sebelah Mata”. Untuk kali ini, ERK kembali berhasil membuat dinginnya Kota Bandung menemani para penonton mengobati kerinduan para penggemarnya.

    Written by

    Konco's based collective media.

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade