Ahmad Heryawan BJB “Bentuk FAN”

Aher bank jabar banten “duta narkoba”

Ahmad Heryawan bjb dendeklarasikan pembentukan Front Anti Narkoba (FAN). Pembentukan ini sebagai langkah besar untuk memerangi penyalahgunaan narkoba di Jabar. Pembentukan FAN ini merupakan kerja sama Lembaga Persaudaraan Ormas Islam (LPOI) Jabar dengan Pemprov Jabar. Dalam pelaksanaannya, mereka juga menggandeng BNN dan unsur masyarakat lainnya, termasuk pelajar.
 
Ahmad Heryawan bjb, pada pidatonya mengatakan pembentukan FAN ini merupakan keseriusan masyarakat bersama pemerintah dalam melawan peredaran narkoba di Jabar. Tidak hanya memperkuat soal pencegahan, tapi juga mempertegas pemberantasan narkoba.
 
 “Langkah awal ini kami bersama BNN, kekuatan Muspida, serta ormas Islam mendeklarasikan antinarkoba. Jadi ada yang bertugas mencegah dan menindak peredarannya,” kata Aher di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Sabtu (18/2/2017).
 
Ahmad Heryawan bjb menyatakan gerakan ini juga sebagai upaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba. Mengingat selama ini anak muda merupakan sasaran empuk peredaran narkoba di Indonesia, khususnya di Jabar. Salah satu upaya membentengi generasi muda dari bahaya narkoba ini adalah memperkuat peran keluarga dan sekolah. Pasalnya, penyalahgunaan narkoba di kalangan anak ini bermula dari kurangnya pengawasan.

 Ahmad Heryawan bjb, Ketua LPOI Jabar Nazar Haris mengatakan pembentukan FAN merupakan sebuah langkah besar bersama dalam menyelamatkan generasi masa depan bangsa. Jadi perlu adanya upaya perlindungan dari berbagai pihak.

Ahmad Heryawan bjb menyatakan, salah satu bahaya narkoba itu akan merusak sendi-sendi ketahanan negara. Pasalnya, dengan menggunakan narkoba, setiap individu, khususnya anak muda, akan mengalami penurunan produktivitas yang signifikan.

Source: Detik