Keguguran menjadi salah satu momok menakutkan bagi para wanita. Terlebih jika keguguran yang dialami terjadi di kehamilan pertama, maka trauma yang terjadi, tentu sangat membekas dan berpengaruh pada kondisi fisik dan mental ibu.

Untuk itu sangat penting untuk menjaga pola hidup anda, baik itu mengenai asupan nutrisi maupun kesehatan mental Anda pasca trauma keguguran. Dan kesempatan untuk kembali hamil akan lebih besar, jika ibu mau merubah kebiasaan pola hidup untuk lebih sehat.

tips hamil lagi setelah mengalami keguguran

Bagi ibu yang ingin segera mendapatkan momongan, bisa menerapakan cara cepat hamil setelah keguguran berikut ini. Silahkan di coba dan semoga Anda segera mendapatkan momongan.

1. Hindari segala kegiatan buruk bagi ibu

Cara cepat hamil setelah keguguran, bisa dilakukan dengan cara menghindari ragam kegiatan yang buruk untuk ibu. Beragam kegiatan buruk bisa berupa banyak hal seperti mengonsumsi obat- obatan yang dijual bebas di pasaran, merokok, konsumsi alkohol dan lain- lain.

Bagi ibu yang mengonsumsi jenis obat- obatan tertentu, sebaiknya dilakukan melalui pengawasan dari dokter. Selain itu, ada baiknya ibu mencukupkan asupan vitamin B serta asam folat. Hal ini dilakukan supaya tidak terjadi gangguan terhadap perkembangan embrio.

2. Hindari stres

Terlalu banyak pikiran, dapat membuat keseimbangan hormon yang mengontrol ovarium dalam melepas telur menjadi tehambat atau mungkin sama sekali tidak terjadi. Padahal, salah satu cara untuk segera mendapatkan kehamilan, adalah dengan melakukan hubungan badan di masa subur atau ovulasi.

Calon ibu sebaiknya menghindarkan diri dari banyaknya penyebab pikiran tertekan. Jikapun punya banyak masalah, Anda bisa merilekskan diri dengan memperbanyak olahraga ringan atau yoga juga melakukan hobi yang digemari.

3. Rutin melakukan olahraga

Secara rutin melakukan olahraga, menjadi salah satu cara cepat hamil setelah keguguran yang selanjutnya. Olahraga sendiri memliki banyak sekali manfaat dan bukan hanya berperan untuk meningkatkan peluang kehamilan saja.

Hal yang perlu diingat, adalah untuk menghindari jenis olahraga berat, karena bisa menimbulkan efek buruk seperti tubuh yang tidak berovulasi. Dalam mempercepat kehamilan, Anda disarankan untuk melakukan jenis olahraga ringan seperti halnya berjalan cepat. Lakukan jenis olahraga ringan ini sebanyak 5 kali dalam satu minggu.

4. Perbanyak jenis makanan penyubur kandungan

Dalam mengonsumsi makanan, sebaiknya pilih jenis asupan untuk menyuburkan kandungan. Beberapa makanan seperti biji- bijian, kacang serta ragam karbohidrat kompleks, merupakan jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi.

5. Hindari alkohol rokok dan narkoba

Beberapa kebiasaan buruk seperti gemar merokok, mengonsumsi alkohol dan narkoba, merupakan beberapa hal yang harus dihindari. Tinggalkan kebiasaan buruk tersebut jika Anda ingin segera hamil dan memiliki buah hati.

6. Lakukan hubungan seksual di saat yang tepat

Melakukan hubungan seksual di saat yang tepat, bisa dilakukan saat sang istri memasuki masa subur. Berbeda ketika Anda melakukan hubungan sebelum memasuki masa ovulasi, maka peluang kehamilan tentu semakin kecil atau bahkan tidak sama sekali. Hal ini bisa terjadi, karena sperma hanya dapat bertahan selama 1 minggu.

Cara untuk mengetahui masa subur, bisa dilakukan dengan cara menghitung kapan Anda mendapatkan haid. Cara lainnya adalah dengan memeriksa suhu basal tubuh dan melakukan pengecekan pada lendir serviks.

7. Konsultasi ke dokter

Berkonsultasi ke dokter, merupakan salah satu cara cepat hamil setelah keguguran yang cukup bijak untuk dilakukan. Dengan dokter, Anda dapat konsultasi mengenai rencana segera mendapatkan kehamilan.

Dokter akan merekomendasikan pada Anda untuk mengonsumsi obatan- obatan tertentu serta terapi yang bermanfaat dalam membantu mempercepat kehamilan.

Terjadi keguguran, memberi trauma sendiri bagi ibu. Meski demikian, Anda tidak boleh terus terlarut dalam kesedihan, karena masih ada harapan baru untuk memiliki momongan segera.

from
http://konsultasiwanita.com/cara-cepat-hamil-setelah-keguguran/

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.