2015, Tahun Bebas Vertigo

Tahun 2015 baru saja ditutup beberapa jam yang lalu. Kalau saya menengok balik, ada banyak sekali pencapaian yang saya alami. Tapi ada 1 hal unik yang terjadi, ya, tahun lalu, saya sama sekali tidak mengalami penyakit vertigo, 1 kalipun. Ini adalah rekor tersendiri, mengingat sejak 2001 (atau 2002, saya kurang ingat pastinya), saya “rutin” mengalami vertigo 2 kali setiap tahun.

Vertigo ini penyakit yang sangat menyakitkan. Pusing yang luar biasa di kepala terjadi setiap membuka mata. Pandangan bisa blur dengan warna-warna psikedelik. Satu-satunya cara untuk merasa lebih baik, bagi saya, adalah dengan muntah. Ini berlangsung selama beberapa jam (8–12) dan selama itu ya hanya bisa berbaring saja di kasur dengan mata terpejam.

Saya kemudian memiliki beberapa asumsi mengapa penyakit ini terjadi. Rasanya setiap kejadian, selalu ada kondisi-kondisi sebagai berikut:

  • Perut kosong
  • Mau flu
  • Stress
  • Melihat ke arah cahaya matahari yang terang

Dengan demikian, sepanjang tahun kemarin, saya berusaha dengan sadar untuk menghindari kondisi-kondisi tersebut. Kecuali menghindari flu (yang mana pasti kejadian). Hasilnya, ya seperti ditulis sebelumnya, alhamdulillah, vertigo belum pernah mampir. Meski sebenarnya kondisi hidup lumayan bergejolak setahun kemarin, tapi saya berusaha keras agar tidak stres, karena saya pikir, ini kunci penyebab vertigo. Mungkin sejalan juga ya dengan menjaga perut tidak kosong, perut kenyang, stress hilang, hehehe.

Saya tidak tahu apa ini berhubungan atau tidak, tapi rasanya bukan kebetulan kalau setahun kemarin juga diikuti dengan jumlah lari pagi terbanyak yang saya lakukan sejak SMA. Mungkin ini juga membantu melancarkan peredaran darah ke kepala, sehingga vertigo absen. Kita lihat, apakah resep ini juga manjur tahun ini.

Akhir kata, semoga tulisan singkat ini membantu teman-teman yang mengalami vertigo. Semoga sehat selalu sehingga bisa produktif di tahun yang baru.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Adityo Pratomo’s story.