MELAYANI ATAU SHOW OFF
oleh Jane Budiyanto
Terdapat 3 tugas gereja yaitu bersekutu (koinonia), melayani (diakonia), dan bersaksi (marturia). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, melayani berarti membantu menyiapkan (mengurus) apa-apa yang diperlukan seseorang. Orang yang melayani disebut pelayan. Sebagai umat kristiani, kita diberikan kesempatan untuk melayani Tuhan.
Melayani Tuhan dapat dilakukan sebagai liturgos, pemimpin pujian, pemusik, usher, kolektan, multimedia, paduan suara dan sebagainya. Tetapi, tidak jarang diantara kita menganggap pelayanan hanya di depan mimbar saja seakan-akan kita lupa bahwa pelayanan yang sesungguhnya adalah ketika kita di dalam keseharian kita. Oleh sebab itu, beberapa orang Kristen mau melayani bukan untuk melayani Tuhan namun hanya untuk dilihat orang lain.
Motivasi pelayanan untuk dilihat oleh orang lain adalah salah. Mengapa? melayani dilakukan hanya untuk Tuhan bukan untuk manusia. Melayani merupakan ucapan syukur kita kepada Tuhan yang sudah memberikan semua berkat kepada hidup kita. Melayani juga untuk menyenangkan hati Tuhan bukan hati manusia. Melayani merupakan ungkapan syukur kita atas pengorbanan Tuhan di atas kayu salib untuk menebus dosa manusia. Tuhan senang apabila kita melakukannya dengan sepenuh hati dan tanpa paksaan.
Melayani harus didasari dengan motivasi yang benar. Ketika kita berani melayani berarti kita merendahkan diri kita dihadapan Tuhan dan memberikan persembahan yang terbaik dari apa yang kita miliki. Tuhan memberikan kepada kita talenta yang berbeda-beda seperti talenta untuk bernyanyi, bermusik, pintar bicara di depan umum dan sebagainya. Talenta yang sudah Tuhan berikan digunakan untuk memuliakan Tuhan bukan untuk “dipamerkan” kepada orang lain.
Untuk itu, sebagai pemuda kristen kita harus menggunakan talenta kita sebaik-baiknya untuk memuliakan Tuhan bukan untuk memuliakan diri sendiri. Dalam keseharian kita, kita dapat memberikan yang terbaik kepada Tuhan melalui studi dan pekerjaan kita. Seperti ada yang tertulis:
“Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.”
-Kolose 3:23-
