GAK CUMA DUDUK DEPAN LAPTOP #TimBajaKS #Part 2

“Belajarlah sungguh — sungguh semasa kuliah, karena kita tak pernah tau dengan matkul apa kita akan menjadi sukses” — Anonim

Hai, kembali lagi dengan kami Ksatria Baja Hitam. Pada edisi kali ini kami akan sharing- sharing tentang pengalaman seru kami seminggu ini. Simak yaa 😃 Oh iya, kalo kalian belum simak kisah kami pada part 1, ayo klik disini

Departemen IT di PT Krakatau Steel (KS) tempat kami Kerja Praktik disebut Business Enables, IT/IS, Management System atau sering di singkat depertemen BIM. Terdapat 5 group divisi pada Departemen BIM ini yaitu IT Governence, Aplikasi, Dokumen Control, Infrastruktur & jaringan, dan Managemen System dan Assessment.

Gedung EDPC alias BIM

Pada awal mula kita disini, seluruh anak Kerja Praktik di departemen BIM yang berjumlah 11 orang (Baca artikel kami sebelumnnya disini) melakukan persentasi mengenai tujuan KP dan topik fokusan yang ingin kami dalami selama proses KP disini. Dari kesesuaian divisi yang ada disini, ditambah niatan awal kami dan berbekal ilmu PSDP yang sudah kami dapatkan, pada sesi pesentasi tersebut kami sampaikan jika fokusan yang ingin kami dalami di PT KS adalah aplikasi SAP yang sudah GO LIVE selama lebih dari 10 tahun khususnya modul Production Planning (PP) dan Material Management (MM). 4 Kawan kami dari Teknik computer UB mengambil topik infratruktur jaringan dan Otomasi, 2 kawan dari informatika UB memilih topik Aplikasi WEB dan 2 kawan dari STI ITB memilihi Topik IT Governance.

Spoiler aja, buat adek-adek Lannister yang mau KP disini, ada topik Risk Management IT yang bisa diambil di tahun depan. Info lengkapnya bakal kita sampein semuanya waktu seminar KP kita. (Jangan lupa datang ya 😄)

Okeeh, setelah sesi presentasi selasai beserta pembagian ranah topik masing-masing, Para Ksatria Baja Hitam di arahkan pada group divisi topik yang telah di pilih pada akhir sesi persentasi. Alhmadulillah, kami langsung mendaptkan meja dan kursi sebagai tempat kami menjalankan masa KP kami disini.

Sedikit sharing-sharing aja, di sesi sharing awal kami dengan mbak mas pegawai dan pembimbing lapangan kami disini tentang SAP, kami langsung MLENGOOOOOOOO 😩. Betawa cupunya kami tentang SAP. Berasa ilmu PSDP tentang SAP waktu semester 5 kemarin masih lapisan kulit kecilnya aja nih. Hiks 😢. . . Tapi bersyukurnya lingkungan kerja kami disini, sangat welcome banget buat sharing dan berbagi ilmu. Dari sharing-sharing kami disini, akhirnya mulai sedikit paham tentang kejadian error yang dulu sempat kami jumpai sewaktu praktikum SAP… Wkwk (red : Wanna be Asdos PSDP)

Nah pada cerita sebelumnya, kami sudah ngasih clue nih bakal cerita apa di episode kali ini. Yup, kami akan cerita mengenai pengalaman kami dalam keliling pabrik (Plant) yang ada di PT KS ini. Namun karena luasnya dan banyaknya Plant di PT KS, kami dalam seminggu ini cuma sempat mengunjungi 2 Plant aja, yaitu plant Hot Strip Mill (HSM) dan Cold Rolling Mill (CRM), sebelumnya juga disempatkan jalan-jalan ke tempat awal mula nya sumber baja, tapi sayangnya karena waktu yang terbatas, kita tidak dapat explore lebih jauh 😢. . . Namun kita termasuk yang beruntung dikarenakan saat kunjungan explore Plant, pabrik tersebut sedang beroperasi sehingga kita bisa mengamati proses produksinya secara langsung 😃

Oh iya, kami explore Plant ini tidak sembarang masuk dan keluar sesuka hati lhoo, kita harus dibimbing oleh seorang penanggung jawab yang memiliki kewenangan disitu, nah jadi kami dibimbing oleh papa nya Radit, hehehe … Terima kasih om udah ngasih kesempatan dan ilmu yang sangat tak ternilai ini.

Oke kita mulai aja nih cerita explore Plant yang pertama yaitu Plant Hot Strip Mill (HSM). Nah sebetulnya ada apa sih disini? Jadi di Plant ini mengolah bahan semi jadi yang bernama Slab dan diolah menjadi finish product berupa Hot Rolled Coil (HRC) & Hot Rolled Strip (Plate) yang siap diperjualkan. Nah nantinya HRC dan Plate ini akan diolah lebih lanjut menjadi berbagai macam produk, biasanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan bodi kapal, bodi panser, pipa gas dan oli, dll.

Bagian depan Plant HSM
Dapur Pemanasan Slab. Suhu ovennya sampe 1300 derajat Celcius lohh!! Kalo Slab sudah cukup panas dan dibuka, silau dan panasnya itu loh gak nahan
Baja Slab yang masih merah membara sedang berjalan untuk proses penggilingan. Asal kalian tau, jarak kita dari Slab yang membara itu merupakan jarak aman, tapi paparan panasnya tetap kerasa sekali
Mesin penggilingan Slab agar menjadi lembaran
Wujud Slab
Wujud Hot Rolled Coil
Wujud Plate
Untuk info aja nih, HRC dan Plate ini memiliki ketebalan 1,6–2,5 mm. Mau tau nih bobotnya berapa? Untuk ukuran standart dari Plate mencapai 6 ton dan HRC mencapai 22 ton!! Woww bobot yang luar biasa banget. Gak kebanyang kalau ketimpa kepala orang.

Nah di HSM ini, papa nya Radit mengajak kami dari proses awal hingga proses akhir dari Plant ini serta menceritakan keseluruhan yang ada terkait Plant ini mulai dari alur proses bisnis produksi, mesin-mesinnya, status otomasi, dll. Wah pokoknya ilmu ini bener-bener bermanfaat banget dan yang jelas explore Plant ini seru banget, apalagi suara berisik dari mesin-mesin pabrik dan panasnya baja yang masih merah membuat adrenalin terpacu (Lebay 😆).. Wkwkwk… Kami berada di plant HSM hampir selama 2,5 jam dan keluar plant dengan rasa haus dikarenakan suhu panas didalam Plant membuat kami dehidrasi.

Hari selanjutnya kami diajak untuk explore Plant yang kedua, yaitu Plant Cold Rolling Mill (CRM). Oh iya dikarenakan kami bercerita ke teman-teman KP di divisi tentang serunya explore Plant, jadinya ada 3 teman kami yang ikut explore, nambah rame deh.. hehehe. Nah di CRM ini, dilakukan proses pengolahan lebih lanjut dari HRC yang dihasilkan dari Plant HSM, coil tersebut dilakukan proses penipisan ketebalan baja melalui metode kimiawi sehingga mencapai ketebalan 0,2mm — 3mm lalu siap diperjualkan. Nantinya CRC akan diolah lebih lanjut menjadi bodi panel mobil, panci, kaleng, dll. Di CRM berisik dengan suara kompresor yang membuang angin, bisa sampe 85 dB loh!! Batas toleransi yang boleh di dengar normalnya 80 dB.

Bagian depan Plant CRM
Eksis dulu didepan 😄
Salah satu bagian dalam plant CRM
Gudang sementara Cold Rolling Coiled
Eksis lagi didepan barang seharga mobil Avanza. Oh iya, CRC dibelakang itu masih hangat loh permukaanya, fresh from oven

Nah beberapa hari sebelum ke CRM, kami diajak explore ke Plant awal mula dari proses pembentukan baja ini, kami dibawa ke deretan gunung Pellet!! Wah apa tuh Pellet? Pellet itu sebutan untuk biji besi, biji besi itu seukuran kelereng lah. Nah disitu kami diberi penjelasan bagaimana proses didapatnya Pellet tersebut, diambilnya untuk dibawa ke dapur peleburan biji besi.

Bagi yang ingin tau seperti apa fisik dari Pellet tersebut, dateng ya nanti di seminar KP kami. Dapet souvenir nih dari KS 😅
Tumpukkan Pellet yang menggunung
Membentang sejauh 1,5 KM
Mesin penggaruk Pellet untuk membawa Pellet ke pabrik peleburan
Bentuk dekat Pellet
Branding dulu 😙
Ada 2 pelajaran berharga yang bisa kami ambil dari perjalanan Plant kali ini, yang pertama kita patut berbangga karena Indonesia sudah mampu menciptakan produk baja berkualitas Internasional dan yang kedua ternyata buat pabrik itu gak gampang, kita bertiga gak kebayang gimana dulu asal mula buatnya.

Okeeh sekian dulu nih cerita kami di episode kali ini, mungkin explore Plant akan kami lanjutkan lagi kalo memang ada kesempatan. Pada medium selanjutnya kita bakal sharing-sharing ilmu SAP apa aja yang udah kita dapat disini. Berasa KP rasa kuliah!!

#PejuangKS

#BajaJaya

#KrakatauSteel

#PunyaBangsa