KryptoEvent: Tips Memilih ICO

Pengenalan teknologi blockchain memungkinkan pengembang menciptakan cryptocurrency mereka sendiri. Hal ini membuka kesempatan bagi startup untuk meluncurkan Initial Coin Offering (ICO) mereka sendiri dan penjualan token menjadi sarana utama pendanaan mereka. Di satu sisi, ICO adalah cara cepat dan menguntungkan bagi usaha untuk meningkatkan modal. Tidak seperti pinjaman bisnis, dalam ICO tidak ada jadwal pembayaran ataupun bunga, sehingga perusahaan dapat memiliki ruang lebih untuk fokus mengerjakan proyek mereka. Namun, Anda harus tetap waspada terhadap ICO yang ada. Bisa jadi ini justru cara untuk merampas uang dari investor dengan cepat. Untuk itu, berikut ini adalah beberapa tips untuk memilih ICO yang tepat.
- Ketahui orang-orang di belakang mereka
Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui perusahaan dan tim yang ada di belakang ICO. Sebagian besar memang perusahaan yang baru didirikan, namun banyak juga pendiri yang telah eksis di industri masing-masing. Anda dapat meninjau profil, mencari berita, dan proyek yang telah ada sebelumnya. Anggota tim harus menampilkan keahlian dalam peran mereka masing-masing dan memiliki rekam jejak serta pengalaman yang terbukti dalam industri yang mereka geluti. Apabila keahlian dan pengalaman tim kurang, hal itu dapat jadi bendera merah bagi mereka.
2. Pahami konsep ICO, unik atau tidak
Anda harus mengetahui apa konsep ICO yang ditawarkan, lihatlah keunikannya. Karena sejauh ini banyak ICO yang hanya terfokus menjadi versi yang lebih baik, lebih murah, dan lebih cepat dari layanan yang sudah ada. Apabila mereka menawarkan sesuatu yang unik, maka kemungkinan startup ini memiliki kesempatan untuk berkompetisi dan berinovasi. Produk atau layanan yang mereka tawarkan juga harus mampu mengatasi kebutuhan Anda dengan solusi yang revolusioner. Carilah konsep yang benar-benar berusaha untuk mengganggu status quo industri tertentu dengan memanfaatkan kekuatan blockchain.
3. Pahami target pasar
Penting untuk mengetahui perusahaan, teknologi, dan produk atau layanan dalam konteks target pasar mereka. Mereka pasti akan tunduk pada tekanan pasar dan regulasi industri target mereka, sehingga mengetahui lingkungan harus memberi Anda gambaran tentang apa tantangan dan peluang yang dihadapi perusahaan ini. Contohnya saja, layanan blockchain perawatan kesehatan yang memiliki banyak potensi. Namun, perusahaan besar dan mapan juga eksis di ranah ini, yang artinya startup akan menghadapi persaingan. Apakah konsep atau teknologinya cukup revolusioner untuk mendominasi?
4. Evaluasi teknologinya
Anda dapat mengevaluasi kelayakan usaha melalui bukti konsepnya. ICO yang hanya menawarkan ide memiliki resiko lebih besar jika dibandingkan dengan usaha yang memiliki bukti konsep yang sudah tersedia untuk evaluasi dan pengujian. Bukti nyata dari konsep ini juga penting sebagai pembuktian bahwa usaha tersebut tahu apa yang akan mereka lakukan. Investor juga harus dapat menguji teknologi untuk melihat bagaimana hal itu akan menarik bagi pengguna targetnya. ICO yang memiliki teknologi berfungsi memiliki peluang yang lebih baik untuk menuju kelangsungan komersial daripada yang masih belum memulai pekerjaan pembangunan.
5. Pelajari white paper
White paper berfungsi sebagai promosi perusahaan kepada calon investor, sehingga harus ditulis dengan baik dan cukup substansial untuk memberikan argumen yang meyakinkan tentang mengapa orang harus mempercayai usaha tersebut dengan investasi mereka. Mempelajari white paper bisa berguna untuk mengungkapkan rincian tentang bagaimana solusi mereka bekerja dan apa yang perlu mereka tangani. Kualitas konten juga menunjukkan seberapa baik tim telah melakukan pekerjaan mereka. Penting juga untuk memperhatikan detai seperti angka dan kutipan. Mengutip media sensasional, alih-alih sumber akademis, dan para ahli bisa menjadi bendera merah untuk keakuratan fakta yang disajikan.
6. Ketahui kegunaan koin tersebut
Integrasi ke ICO adalah koin atau token itu sendiri. Selain berfungsi sebagai bentuk keamanan (mirip dengan saham dalam investasi tradisional atau penawaran umum perdana), koin-koin ini sering memiliki fungsi lain dengan platform atau ekosistem. Perlu Anda ingat bahwa tidak semua komoditas (digital dan nyata) siap menjadi token dan diperdagangkan secara digital, seperti bitcoin. Jika pasar belum siap, pada akhirnya akan mempengaruhi usaha dan nilai token mereka.
Itulah beberapa tips untuk memilih ICO yang tepat. Seperti halnya peluang investasi, maka penting bagi para investor untuk mengetahui resiko dari ICO tersebut. Hal ini dikarenakan bagi investor, ICO adalah sarana bagi mereka untuk menjadi pemangku kepentingan awal dalam usaha pengembangan. Meskipun tidak semua cryptocurrency ditakdirkan untuk menjadi sama berharga dengan cryptocurrency ternama seperti bitcoin, namun berinvestasi dalam coin yang tepat juga dapat menghasilkan keuntungan besar.
Salah satu projek ICO yang tepat yang dapat Anda percayakan untuk berinvestasi adalah KryptoSEA. KryptoSEA adalah salah satu project ICO baru berasal dari Indonesia yang memfokuskan bisnisnya pada cryptocurrency exchange pada wilayah SEA (South East Asia). Namun, tidak hanya sekedar cryptocurrency exchange biasa, KryptoSEA ini menggunakan basis teknologi cloud sehingga memiliki interface yang memudahkan para penggunanya melakukan transaksi cryptocurrency. (Baca juga: Tujuan dari Berdirinya KryptoSEA) Untuk Anda yang ingin memperoleh lebih banyak informasi seputar KryptoSEA, dapat Anda peroleh melalui www.kryptosea.com.
KryptoEvent ini juga dikutip di:
http://tangselpos.co.id/2018/08/26/sinar-mas-land-hadirkan-krypto-event/
http://jakartakita.com/2018/08/28/sinar-mas-land-dukung-acara-krypto-event/
https://metrotangsel.com/2018/08/26/kryptosea-pasar-mata-uang-digital-yang-merambah-asia-tenggara/
http://www.koran-jakarta.com/bsd-city-jadi-venue-it-dan-teknologi-digital/
