Do’a Seorang Ksatria di Purnama Ke-25

Seorang Ksatria
berlutut dalam pasrah
ia lepas rangkaian zirah
lalu sujud dan menengadah
kepada Tuhan yang ia sembah
“Wahai Tuhan Sang Pemilik Semesta.
Malam ini kuhaturkan pinta
bagi sebentuk hati yang kan ku sapa
setelah ku pendam selama 25 purnama.
Engkau yang berkuasa atas segalanya,
termasuk membuat hatinya terbuka
dan membiarkan-Mu bekerja menyuburkan rasa.
Agar rasa itu tak hanya berwujud tanda baca saja.
Agar ia tahu bahwa ia tak hanya selontar canda,
namun sebuah wujud setia.
Agar ia percaya bahwa ia lah satu-satunya,
bukan untuk sementara namun untuk selamanya.
Agar ia mengerti hadirku bukan untuk menyakiti,
namun untuk melengkapi”
Semesta serentak mengamini,
mengetuk pintu Langit yang masih terkunci
Semoga do’a ini sampai ke dalam hatinya yang murni
(25 Oktober 2019)
