Muhammad Thariq Abbad Mushaf

ini dia penampakannya

Mata yang sulit untuk di buka
Tangan-tangan mungil yang menggenggam tanganku.
Pipinya yang bersandar didadaku mendengarkan detak jantungku
Ia tersenyum bagaikan bidadara yang membawa raut bahagia untukku.

Like what you read? Give sinner a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.